LPG 3 Kg Langka di Babel, DPRD Ungkap Penyebabnya: Kapal Rusak, Distribusi Sempat Tersendat

by -1889 Views
Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Eddy Iskandar

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang dikeluhkan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akhirnya terungkap penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyebut gangguan distribusi terjadi akibat kerusakan kapal pengangkut LPG.

Eddy mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan General Manager (GM) Patra Niaga Regional Palembang serta jajaran Sales Branch Manager (SBM) di Pangkalbalam untuk memastikan persoalan tersebut segera ditangani.

“Saya komunikasi langsung dengan GM Patra Niaga di Palembang dan juga kawan-kawan SBM di Pangkalbalam. Memang ada keluhan masyarakat, dan kendalanya karena kapal pengangkut LPG mengalami kerusakan,” kata Eddy, Sabtu (17/1/2026).

Akibat kerusakan tersebut, lanjut Eddy, pengangkutan LPG ke Bangka Belitung mengalami keterlambatan hingga tiga hari. Padahal, stok LPG sebenarnya masih tersedia di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

“Cadangan sebenarnya ada di SPBE, tapi karena tidak ada kapal pengangkut, stok menipis. Akhirnya distribusi dilakukan secara merata ke seluruh wilayah Bangka Belitung,” jelasnya.

Eddy menuturkan, kondisi ini membuat distribusi LPG ke daerah tertentu, termasuk Kota Pangkalpinang, tidak maksimal seperti biasanya. Jumlah truk pengangkut pun harus dibagi agar seluruh daerah tetap mendapatkan pasokan.

“Biasanya Pangkalpinang bisa puluhan truk per hari, tapi karena kondisi ini harus dibagi dengan daerah lain supaya merata,” ujarnya.

Meski demikian, Eddy memastikan kondisi tersebut bersifat sementara. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi dari GM Patra Niaga, pasokan LPG akan kembali normal mulai besok.

“Disampaikan ke kami, besok LPG sudah masuk kembali ke Bangka Belitung. Bahkan hari Minggu juga diminta tetap beroperasi untuk mengejar pemenuhan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, untuk pasokan BBM tidak mengalami kendala karena stok di wilayah Babel dalam kondisi aman. Eddy berharap persoalan ini tidak kembali terulang, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

“Pak Bambang juga sudah menekankan cukup keras ke Patra Niaga agar ini segera ditangani. Jangan sampai jadi masalah di masyarakat, apalagi sebentar lagi mau masuk bulan puasa,” pungkas Eddy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.