Dari Kampus ke Sekolah, Mahasiswa UBB Tanamkan Kesadaran “Tambang Bijak” untuk Generasi Muda

by

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar sosialisasi bertajuk “Tambang Kita, Tanggung Jawab Kita: Menambang Bijak, Menjaga Kelestarian Alam Bangka Belitung” di SMP Negeri 3 Pangkalpinang, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran hukum dan kepedulian lingkungan sejak dini terhadap aktivitas pertambangan di Bangka Belitung.

Sosialisasi yang berlangsung di ruang Laboratorium Komputer sekolah itu merupakan bagian dari proyek Team Based Project mata kuliah Hukum Pertambangan, di bawah bimbingan dosen Bunga Permata Sari, S.H., M.H.

“Tambang itu boleh, tapi harus dilakukan secara legal, berizin, dan ramah lingkungan. Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945 menegaskan bahwa bumi dan air serta kekayaan alam digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ujar salah satu narasumber.

Para mahasiswa menjelaskan pentingnya menyeimbangkan manfaat ekonomi dari kegiatan tambang dengan kelestarian lingkungan. Mereka juga menekankan bahwa seluruh aktivitas pertambangan harus sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Dalam kegiatan itu, para siswa diajak berdiskusi interaktif mengenai dampak ekologis pertambangan. Mahasiswa juga menayangkan video pendek tentang kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal, yang memancing sejumlah pertanyaan dari peserta seputar maraknya aktivitas tambang liar di Bangka Belitung.

Kepala SMP Negeri 3 Pangkalpinang, Nurpaleni, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami senang kegiatan ini bisa membuka wawasan baru bagi siswa. Mereka jadi tahu bahwa menjaga alam juga bagian dari tanggung jawab hukum dan moral,” katanya.

Menurut para mahasiswa, kesadaran hukum dan cinta lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda Bangka Belitung tumbuh menjadi masyarakat yang bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam.
“Kami ingin adik-adik SMP memahami bahwa menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita semua,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Kegiatan diakhiri dengan pembacaan seruan bersama oleh siswa, guru, dan mahasiswa: “Bijak Tambang! Jaga Alam! Jaga Indonesia!” Seruan itu menggema di aula sekolah sebagai simbol semangat generasi muda Bangka Belitung dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi pertambangan dan kelestarian alam demi masa depan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.