Toboali, Demokrasibabel.com – Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., bersama Wakil Bupati Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., dan unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan melakukan kunjungan lapangan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas pembalakan liar di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Pergam, Kecamatan Air Gegas, Rabu (8/10).
Aktivitas pembalakan liar tersebut mendapat protes keras dari warga karena dinilai merusak lingkungan dan mengancam ekosistem sekitar. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengingat dampaknya dapat memengaruhi ketersediaan air bersih, meningkatkan risiko banjir, serta menurunkan produktivitas lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
Bupati Riza Herdavid menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam terhadap praktik-praktik ilegal yang merusak lingkungan dan mengancam kehidupan warga.
“Kasus pembalakan liar di Desa Pergam ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kami akan mengambil tindakan terkait aktivitas ini dan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan penertiban terhadap izin pengelolaan lahan dan perkebunan di wilayah Bangka Selatan agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Pemerintah daerah akan melakukan penertiban terhadap pengelolaan izin perkebunan di Bangka Selatan. Semua pihak harus mematuhi aturan yang berlaku agar kegiatan ekonomi berjalan sejalan dengan prinsip kelestarian lingkungan,” katanya.
Pada akhir kunjungan, Riza berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan segera melapor jika menemukan kegiatan pembalakan liar atau perusakan hutan. Bangka Selatan harus kita jaga bersama demi masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.









