Bangka Selatan, Demokrasibabel – PT Fenyen Agro Lestari (FAL) dan PT Tama Buana Jaya (TBJ), dua perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pabrik kelapa sawit (CPO), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah. Kali ini, keduanya menyalurkan bantuan senilai total Rp200 juta untuk perbaikan Jembatan Jeriji–Tepus yang menghubungkan dua desa di Kabupaten Bangka Selatan.
Bantuan masing-masing sebesar Rp100 juta dari kedua perusahaan tersebut diserahkan dalam bentuk material bangunan. Penyerahan secara simbolis dilakukan kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan yang diwakili oleh Wakil Bupati Debby Vita Dewi, pada Rabu (18/6/2023), di lokasi jembatan yang akan diperbaiki.
Wabup Apresiasi Dukungan Perusahaan
Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT FAL dan PT TBJ dalam membantu perbaikan infrastruktur desa.
“Saya mewakili Bapak Bupati sangat mengapresiasi PT FAL dan TBJ yang telah memberikan bantuan untuk perbaikan jembatan Jeriji–Tepus. Semoga kedua perusahaan ini semakin sukses dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Debby juga mengajak seluruh pelaku usaha, baik perusahaan maupun perorangan yang beroperasi di sekitar wilayah Jeriji–Tepus, untuk turut berpartisipasi dalam perbaikan jembatan tersebut demi kelancaran aktivitas masyarakat.
“Kita semua menggunakan jembatan ini untuk berbagai keperluan. Karena itu, mari kita gotong royong memperbaikinya agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.
Bantuan Disalurkan dalam Bentuk Material
Humas PT FAL dan PT TBJ, Reno Sinaga, menjelaskan bahwa bantuan disalurkan dalam bentuk material bangunan yang akan dikirim langsung oleh perusahaan.
“Teknis pelaksanaan kami serahkan kepada dinas terkait. Kami akan menyediakan bahan bangunan senilai Rp200 juta sesuai kebutuhan lapangan,” jelasnya.
Reno juga berharap masyarakat dan pemerintah daerah terus mendukung operasional perusahaan yang sudah berjalan secara legal agar kontribusi kepada daerah bisa terus berlanjut.
Pertama Kali Dikerjakan Lewat Skema Kolaborasi
Plt Kepala Dinas PUPR Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, menyatakan bahwa ini adalah kali pertama perbaikan jembatan di wilayah tersebut dilakukan dengan skema bantuan dari perusahaan swasta.
“Kami harap ini menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam perbaikan infrastruktur di wilayah operasional masing-masing,” ujarnya.
Elfan menambahkan bahwa pengerjaan jembatan telah dimulai dan melibatkan masyarakat sekitar. Berdasarkan perhitungan teknis, total kebutuhan anggaran untuk perbaikan jembatan tersebut mencapai lebih dari Rp400 juta. Ia berharap kekurangan dana tersebut dapat ditutupi oleh dukungan dari pelaku usaha lain di sekitar lokasi.
Masih Ada 5 Perusahaan Lain Beroperasi di Sekitar Lokasi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sedikitnya lima perusahaan maupun pengusaha perorangan lainnya yang bergerak di sektor perkebunan dan pertambangan yang juga beroperasi di sepanjang jalur Jeriji–Tepus.
Pemerintah daerah berharap mereka turut berpartisipasi dalam mempercepat penyelesaian perbaikan jembatan agar dapat digunakan secara nyaman dan aman oleh seluruh lapisan masyarakat.






