UBB Raih Rekor Tertinggi Lolos Seleksi PKM

by

MERAWANG, DEMOKRASIBABEL.COM – Hari Kamis 5 Mei 2021 ini menjadi hari yang bahagia bagi para mahasiswa UBB yang lolos seleksi PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) tahunan dari Dikti. Setidaknya ada 29 proposal mahasiswa UBB yang dinilai Dikti layak untuk mendapatkan pendanaan.

Di antaranya terdiri dari; PKM-Riset Eksakta (RE) sebanyak 24 proposal, PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PM) berjumlah 3 proposal, PKM-Riset Sosial Humaniora (RSH) dan PKM- Gagasan Futuristik Konstruktif (GFK) masing-masing berjumlah 1 proposal.

“Mengapa para mahasiswa yang lolos ini patut bahagia dan bangga. Sebab, PKM Dikti ini merupakan salah satu program nasional tahunan yang bergengsi dan diikuti oleh 386 PTN/PTS se-Indonesia”, ungkap Hesty, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama UBB.

Selain itu, kenapa mahasiswa yang lolos seleksi ini layak berbangga, tentu karena berkat usaha dan keseriusan mereka dalam merumuskan proposal PKM tersebut, UBB tahun ini menjadi PTN dengan peringkat tertinggi ke-28 se-Indonesia dan ke-7 se-Sumatera. 

Dengan pencapaian tersebut, UBB telah mengungguli banyak kampus negeri yang mapan di negeri ini. Salah satunya, Intitute Teknologi Bandung (ITB), yang tahun ini berada di peringkat ke-35, dengan mengantarkan 20 proposal yang lolos seleksi.

Nizwan Zukhri (Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan) juga menyampaikan, jika dilihat dari jumlah proposal yang lolos tahun ini, UBB berhasil memecahkan rekor raihan dari tahun-tahun sebelumnya. 

Tahun 2018, proposal mahasiswa hanya lolos sebanyak 7. Sementara tahun 2019 dan 2020, jumlah proposal yang lolosnya adalah 24. 

“Harapannya, setiap tim yang lolos pendanaan dari Dikti ini, bisa maksimal dalam persiapan dan realisasi kegiatan sesuai dengan yang tertuang dalam proposal. Sehingga nantinya bisa lolos untuk ikut di acara puncak PKM, yakni PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) 33 secara daring,” tambah Nizwan Zukhri. (Hz/Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *