Tambang Ilegal di Pasir Putih Resahkan Warga, Aparat Didesak Untuk Tertibkan

by

PANGKALPINANG, DEMOKRASIBABEL.COM – Kendati Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang telah menetapkan jika di wilayah Kota Pangkalpinang sampai saat ini merupakan ‘Zero’ kegiatan pertambangan.

Namun lain halnya di lapangan, aktifitas tambah ilegal inkonvensional (TI) kini terkesan kian ‘marak’ beroperasi di sejumlah tempat di wilayah Kota Pangkalpinang. Padahal pihak aparat penegak hukum (APH) gencar menggelar giat razia terhadap sejumlah aktifitas tambang biji timah ilegal.

Sayangnya tindakan penertiban yang dilakukan oleh tim APH tersebut terkesan tak menimbulkan efek jera dari oknum pelaku tambang lantaran aktifitas TI ilegal tersebut kerap ‘dibekingi’ oleh segelintir oknum APH sehingga para oknum pelaku tambang pun dengan leluasa menjalankan kegiatan ilegal tersebut tanpa menghiraukan peraturan yang berlaku.

Kondisi seperti ini pun terjadi di lingkungan Kelurahan Pasir Putih khususnya di RT06/RW02 dan RT03/RW01 atau tepatnya di sekitar belakang kawasan Pasir Ikan, Pangkalpinang. Di dua lingkungan RT setempat saat ini marak aktifitas TI ilegal jenis Sebu (sebutan mesin TI ukuran kecil di kalangan penambang). Bahkan aktifitas tambang biji timah ilegal ini telah berlangsung hampir sebulan.

Aktifitas TI ilegal ini pun sempat menjadi sorotan sejumlah warga lingkungan setempat, bahkan warga pun merasa resah lantaran aktifitas TI di lokasi dua lingkungan RT setempat dianggap mengganggu kenyamanan warga yang menetap di lingkungan terdekat. Bahkan berharap agar aktifitas tambang ilegal ini segera ditertibkan.

Keberadaan TI ilegal tersebut pun dibenarkan pula oleh Amir selaku pegiat Pers di Kota Pangkalpinang yang kebetulan juga merupakan warga RT06/RW2 ketika dikonfirmasi tim media ini, Senin (22/11/2021) siang. Bahkan warga ini pun tak menampik jika di lingkungan atau dekat tempat tinggalnya saat ini masih ada aktifitas TI ilegal beroperasi.

“Aktifitas itu memang sudah berlangsung beberapa minggu oleh oknum warga setempat dan saya tidak tahu-menahu karena bukan kewenangan saya untuk melarang mereka. Silakan hubungi pihak berwenang,” kata Amir.

Bahkan menurut Amir, kondisi aktifitas tambang di lingkungan tempat tinggalnya justru sempat dilaporkan oleh warga kepada Lurah Pasir Putih, Randy Aprianto dengan maksud agar keluhan yang disampaikan warga terkait keberadaan TI ilegal tersebut dapat ditindaklanjuti.

Sebelumnya Lurah Pasir Putih, Randy Aprianto ketika dikonfirmasi awak media perihal keberadaan aktifitas TI ilegal di lingkungan setempat namun Lurah ini mengaku jika dirinya sebelumnya memang belum mendapat informasi tersebut.

“Iya saya baru dapat info adanya aktifitas penambangan d iperbatasan antara RT06 dan RT03. Nanti kami akan cek ke lokasi,” ujar Randy beberapa waktu lalu saat menerima laporan dari warga setempat.

Namun warga setempat merasa kecewa, pasalnya dari laporan warga kepada Lurah Pasir Putih sebelumnya namun terkesan tak ada reaksi dari tim APH untuk menertibkan TI ilegal di lokasi setempat. Sebaliknya hingga
Senin (22/11/2021) ini aktifitas Ilegal tersebut masih berjalan dan semakin marak.

Keberadaan TI ilegal di lokasi ini pun menuai sorotan pula dari sebagian kalangan warga lainnya, khususnya para penambang lainnya. Bahkan warga ini pun justru merasa iri hati jika aktifitas TI ilegal di lokasi setempat dibiarkan tanpa ads tindakan dari APH di daerah.

“Kalau memang diperbolehkan kami juga akan ikut menambang karena yang menambang bukan warga RT06 atau RW02,” ungkap warga ini.

Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Efran saat dikonfirmasi terkait aktifitas TI ilegal di lingkungan Pasir Putih, Pangkalpinang saat ini masih beroperasi, Efran pun merespon serius hingga ia pun menurunkan anggotanya untuk melakukan sidak ke lokasi TI ilegal tersebut.

“Anggota kita turun ke lokasi sore ini,” kata Efran melalui pesan Whats App (WA), Senin (23/11/2021) sore usai mendapat konfirmasi dari media ini.

Sementara informasi yang berhasil dihimpun tim termasuk jejaring media ini dilapangan termasuk keterangan dari sejumlah narasumber lainnya menyebutkan jika aktifitas TI ilegal di lingkungan Pasir Putih, Pangkalpinang dikoordinir oleh oknum warga.

Tak cuma itu dalam menjalankan aktifitas TI ilegal di lokasi ini pun jika oknum warga itu mirisnya di bawah koordinasi oknum APH, sehingga aktifitas ilegal ini pun berjalan dengan lancar tanpa ada rasa takut. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.