Tak Hanya di Kalangan Masyarakat, di Sekolah Juga Akan Diterapkan Perda Prokes Covid-19

by
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad saat diwawancarai diruang kerjanya, Senin (04/01).

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bangka akan memberikan informasi, sosialisasi dan mengedukasikan Peraturan Daerah (Perda) Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 bagi setiap sekolah mulai dari tingkat TK sampai SLTP diwilayah Kabupaten Bangka

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad kesejumlah Wartawan diruang kerjanya, Senin (04/01) sore.

Dikatakannya, memang Perda Prokes Covid-19 domainnya ada di Satgas Covid-19 maupun BPBD. Akan tetapi Dinas Pendidikan juga tentunya haruslah mengetahui guna memberikan informasi, sosialisasi dan mengedukasi Perda Prokes Covid-19, terutama ditiap sekolah.

“Jangan sampai Perda Prokes Covid-19 yang sudah dibuatkan tersebut tidak diterapkan secara maksimal. Yah’ paling tidak orang tua murid ataupun anak didik sekolah dapat mengetahui akan aturan Perda Prokes Covid-19,” katanya.

Selain itu, secara berjenjang pula baik guru, orang tua murid atau anak didik sekolah akan paham bahwa didalam Perda Prokes tersebut tertera adanya sangsi, denda bahkan hukuman pidana bagi pelanggarnya. Karena Perda Prokes sudah diketuk palu DPRD Bangka dan telah masuk menjadi lembaran daerah.

“Jadi tidak hanya dikalangan masyarakat saja, akan tetapi Kita pun harus melakukan penerapan Perda Prokes disetiap sekolah dan tidak secara administrasi maupun pengecualian. Tentunya harus secara konsisten dan konsekuen untuk mematuhi aturan didalam Perda Prokes Covid-19 tersebut,” ujarnya.

Dimana, angka terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bangka saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sehingga pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah yang sebelumnya direncanakan pada 04 Januari 2021 diwilayah Kabupaten Bangka ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

“Penundaan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin S.IP saat memimpin rapat sektoral pembahasan kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang berlangsung diruang OR Setara Pemkab Bangka, Senin (28/12) lalu,” ungkapnya

Andai pun, kondisi tren sudah mulai menurun dan membaik, Kita pun akan mengadakan rapat ulang terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah nantinya. Dan bila PTM sudah dimulai nantinya, anak didik hanya bisa diantarkan orang tua sampai di pintu gerbang masuk sekolah dan orang tua tidaklah diperbolehkan masuk.

“Secara bergiliran pula, setiap anak didik akan diperiksa suhu tubuh dengan Thermo gun, mencuci tangan dengan sabun mengunakan air mengalir dan memasuki ruangan belajar minimal berjarak kurang dari 1,5 meter. Dan hanya 50 persen dari jumlah anak didik yang ikut pembelajaran tatap muka, sisanya tetap belajar dirumah dan keesokan hari nya berganti lagi dari sisa nya,” paparnya.

Rozali berharap, peran guru di sekolah nantinya dapat memberikan pembelajaran dan bukan hanya sekedar memberikan contoh saja. Seperti anak didik disuruh mengunakan masker, mencuci tangan, sementara guru nya sendiri tidak melakukannya.

“Jadi peran guru di sekolah haruslah bisa memberikan contoh yang baik, namun bukan hanya sekedar contoh. Melainkan dapat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) covid-19 di lingkungan sekolah nya,” tegas Rozali. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *