Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61, Kejari Bangka Siap Mendampingi Dalam Rangka PEN

by
Kejari Bangka syukuran di Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 berlangsung dihalaman kantor Kejari Bangka, Kamis (22/07)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM -Masih dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 61, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka syukuran berlangsung dihalaman kantor Kejari Bangka, Kamis (22/07). 

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bangka, Farid Gunawan mengatakan syukuran ini hanya sederhana dengan mengundang Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) saja. Sesuai dengan tema “Bekarya Untuk Bangsa” di Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 ini, Kejari Bangka sudah menyelengarakan berbagai kegiatan yakni vaksinasi, bhakti sosial dan donor darah beberapa waktu lalu. 

“Ditengah pandemi covid-19 ini, bukan bearti kita akan menurunkan daripada target yang sudah disampaikan Pemerintah Pusat, akan tetapi berupaya mencapaikan terget tersebut. Dan semakin banyak pula tugas-tugas tambahan, seperti refocusing anggaran agar bisa berjalan dengan baik. Untuk itu, kita pun siap mendampingi dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” katanya. 

Disampaikannya, Kejaksaan  menjalankan peran sebagai penyeimbang antara keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan. Sehingga penegakan hukum haruslah seiring dan tidak boleh menghambat jalannya pembangunan. Disini Kejari Bangka selalu mendukung setiap kebijakan Pemerintah dalam upaya percepatan penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

“Perekonomian itu tidak mungkin bisa pulih tanpa masyarakat nya sehat. Jadi untuk itu semua, tentunya kita harus bersama-sama berkesinambungan dengan masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), meskipun sudah di vaksinasi,” ujarnya. 

Selain itu, Kejari Bangka selalu siap mengawal Pemerintah Daerah, terutama pada pekerjaan yang menyentuh hajat hidup masyarakat dikalangan bawah, apalagi berkaitan dengan program PEN.

“Kita pula selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, jangan sampai Pemerintah Daerah itu ragu dan takut dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan. Terutama pada kegiatan yang berefek tidak terserapnya oleh anggaran,” tukas Kajari Bangka, Farid Gunawan. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *