Seorang Yang Dikabarkan Hilang Saat Mancing Disungai Penagan Mendobarat Ditemukan MD, Ini Kronologisnya

by
Foto Humas Polres Bangka, saat Pencarian Tim Gabungan berhasil menemukan jasad korban (Sawi) di sungai Mangarau Desa Penagan, Kabupaten Bangka, Minggu (13/09).

MENDOBARAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Seorang warga Dusun 10 Bukit Lui, Desa Penagan bernama Sawi (25) yang dikabarkan hilang pada 12 September 2020 saat pergi memancing di sungai Mangarau, Desa Penagan, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka telah ditemukan dengan keadaan meninggal dunia (MD).

Informasi tersebut disampaikan Kapolres Bangka melalui Kabag Ops, AKP Teguh Setiawan S.IK lewat pesan whatsapp grop Humas Res Bangka, Minggu (13/09).

Menurut kronologisnya, sebelumnya pada hari Jumat, 11 September 2020 korban Saudara Sawi (25) bersama tiga orang rekannya bernama Muslimin (32), Paik (17) dan Armanto (25) pergi memancing disebuah kolong daerah Bukit Lui Desa Penagan. Kemudian mereka berempat sepakat menginap di lokasi tersebut hingga melanjutkan mancing ke sungai Mangarau Desa Penagan.

“Keesokan harinya pada hari Sabtu 12 september 2020 mereka berempat masing-masing memancing menggunakan satu perahu 1 orang. Dan mereka berempat pun memancing mengunakan perahu berpencar di areal sungai tersebut,” katanya.

Selang beberapa lama kemudian, teman korban yg bernama Muslimin (25) menemukan perahu yang dinaiki korban (Sawi) ini tanpa pengemudi. Namun barang-barang korban (Sawi) seperti tas, handphone dan alat pancing korban masih ada di dalam perahu dan sebagain perahu yang digunakanya sudah berisikan air.

“Dengan hal tersebut, ketiga teman korban ini kemudian berusaha mencari korban (Sawi) di sekitar lokasi. Namun korban tidak ditemukan, sehingga teman korban naik kedarat dan melaporkan hal tersebut ke pihak Desa dan Polsek setempat,” ujarnya

Kemudian, sekira pukul 17.30 wib, Sabtu (12/09) tim yang terdiri dari perangkat Desa, Polsek beserta Basarnas tiba dilokasi dan melakukan pencarian dengan menyisiri di sungai sampai ke lokasi di ketemukan perahu korban oleh rekannya. Namun,sekira pukul 21.00 wib tim memutuskan untuk menghentikan pencarian mengingat situasi di lokasi dan kondisi pada saat itu sudah gelap. Sehingga tim memutuskan akan melanjutkan pencarian esok hari, Minggu (13/09).

“Sekira pukul 06.00 wib tim pencarian yang di pimpin oleh Kapolsek Mendo Barat AKP Agus Prasatiawan bersama Basarnas dan anggota Satpolair Polres Bangka melanjutkan pencarian korban (Sawi). Dan sekira pukul 08.05 wib, tim berhasil menemukan korban (Sawi) yang tenggelam tersebut dengan kondisi sudah meninggal dunia (MD). Selanjutnya korban langsung dibawa kerumah duka di Dusun Bukit Lui Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” jelasnya

Selain itu, berdasarkan keterangan dari keluarga korban (Sawi) bernama Iskandar dan Rosidi bahwa korban (Sawi) memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan dan penyakit asma.

“Kemudian pihak keluarga korban (Sawi) yakni Iskandar dan Rosidi menolak korban untuk dilakukan visum atau otopsi. Mengingat korban meninggal akibat kecelakaan bukan merupakan tindak pidana dan keluarga pun sudah ikhlas dengan kepergian korban,” tutup Kabag Ops, AKP Teguh Setiawan. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *