Satu Dari Lima Pemancing di Pantai Batubetumpang Hilang Terseret Ombak Besar

by

Batubetumpang, Demokrasibabel.com – Lima orang pemancing yang berasal dari Desa Fajar Indah dan Desa Panca Tunggal, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan dikabarkan terseret ombak besar saat sedang asik memancing, Jumat (10/12/2021). 

Kelima pemancing yang disapu ombak besar saat sedang memancing di Pantai Batubetumpang itu yakni Rindi (25 tahun)  warga Desa Fajar Indah, dan empat rekannya Gede Ali Pangestu (20 tahun), Dikin (40 tahun), Yono (35 tahun) dan Fengi (20tahun) warga Panca Tunggal. 

Dari kelima orang korban itu, satu orang dikabarkan hilang yakni Rindi (25 tahun) yang terseret arus ombak besar. 

Kasi Operasional Basarnas Babel Danu, saat dikonfirmasi Jumat (10/12/2021) membenarkan ada satu orang pemancing yang hilang di Pantai Batubetumpang. Saat ini Tim sedang menuju ke lokasi kejadian guna menindaklanjuti hal tersebut.

“Mereka ada lima orang saat mancing di sana. Namun empat orang ini berhasil menyelamatkan diri. Saat ini kami sudah menurunkan Tim Gabungan terdiri Basarnas, BPBD, TNI Polri dan masyarakat sekitar untuk mencari korban tersebut,” kata Danu, Jumat (10/12/2021).

Sementara itu, Kapolsek Payung, Iptu Joniarto menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Rindi (korban hilang) bersama empat rekannya pergi mancing di atas bebatuan pinggir pantai Batubetumpang. Sekitar pukul 11.30 WIB, mereka berniat kembali ke pinggiran pantai karena melihat air laut sudah mulai membesar. 

“Saat itu Rindi, Adi dan Yono langsung turun dari batu. Ketika baru turun mereka langsung di sapu ombak seketika itu saudara Rindi langsung terbawa arus ombak ke tengah laut,” katanya. 

Lebih lanjut, kata Kapolsek, teman korban yakni Gede yang mengetahui saudara Rindi terbawa ombak, langsung berenang ke pinggiran pantai untuk meminta pertolongan kepada warga. 

“Temen korban Gede saat melihat saudara Rindi ini terseret ombak langsung berenang ke pinggir pantai untuk meminta pertolongan, sedangkan ketiga temannya yang lain kembali ke atas batu di mana tempat mereka memancing sambil menunggu pertolongan,” ujarnya. 

Saat ini kata Dia, warga desa setempat sedang mencari keberadaan korban dengan menggunakan perahu warga setempat. (rus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.