Satpol PP Tindaklanjuti Laporan Warga, 16 Unit Tambang Timah Sebu-Sebu Dihentikan

by
Satpol PP Kabupaten Bangka menindaklanjuti laporan masyarakat terkait tambang timah dibeberapa titik wilayah Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (31/05)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Menindaklanjuti atas laporan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka mendatangi sejumlah aktivitas tambang timah dibeberapa titik wilayah Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (31/05).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kabupaten Bangka melalui Kepala Bidang (Kabid) Perundang-Undangan Daerah (Perda), Firmansyah mengatakan kedatangan tersebut adanya beberapa laporan dari masyarakat terkait aktivitas tambang timah. Yang pertama terkait laporan warga dari perumahan Limbang Jaya atas pembuangan limbah tambang timah rajuk jenis Sebu-Sebu di Kampung Tunghin Surya Timur Sungailiat yang dibuang pada aliran air Kolong Kepo.

“Dimana pembuangan limbah tambang tersebut akan membuat pendangkalan pada aliran air yang dimaksudkan. Bahkan setiap tahun daerah sekitar perumahan Limbang Jaya ini rawan terjadinya banjir. Atas laporan tersebut, warga meminta aktivitas tambang timah jenis Sebu-Sebu dapat segera diberhentikan,” katanya saat pemantauan tambang timah di Lingkungan Kuday Selatan Sungailiat, Senin (31/05).

Dikatakannya,sekitar 16 unit tambang timah jenis Sebu-Sebu tersebut, pagi tadi penambang sudah kita kumpulkan dan diberikan arahan. Bahwa mulai besok dari sekian banyaknya tambang tersebut sudah tidak ada lagi yang beraktivitas.

“Jadi sekitar 16 unit tambang timah rajuk jenis Sebu-Sebu di Kampung Tunghin,Kelurahan Surya Timur Sungailiat tersebut mulai besok, Selasa (01/06) tidak ada lagi yang beraktivitas,” ujarnya.

Setelah itu, kita pun menindaklanjuti atas loporan warga di Lingkungan Kuday Selatan Sungailiat terkait aktivitas tambang timah juga. Di Lingkungan Kuday Selatan Sungailiat ini ada dua titik laporan warga.

“Setelah anggota Satpol PP bersama Sekretaris Lurah dan Kaling Setempat memantau dilapangan, hanya terjadi Miss komunikasi saja antara penambang dengan pemilik lahan yang merasa dirugikan. Namun semua itu dapat terselesaikan dengan baik, aman dan kondusif,” tukas Kabid Satpol PP Kabupaten Bangka, Firmansyah. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.