Rendra Basri Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Perlindungan Anak

by
Kegiatan sosialisasi Perda nomor 7 tahun 2019 di ruang pertemuan ST 12 Sungailiat, Sabtu (25/06)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka, Rendra Basri bersama Pemda mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak berlangsung di ruang pertemuan ST 12 Sungailiat, Sabtu (25/06). 

Kegiatan sosialisasi dihadiri perwakilan dari Pemda Bangka yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Pan Budi Marwoto, Setwan Erry Gusnawan, Kadiskominfotik Boy Yandra dan Humas DPRD. 

Mengisi materi kegiatan sosialisasi tersebut sebagai narasumber oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (DP2KNPA), Nurita dan Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Elly. 

Dikesempatan tersebut, Wakil Ketua 2 Anggota DPRD Kabupaten Bangka, Rendra Basri mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan tugas dari DPRD untuk menyampaikannya untuk masyarakat umum terkait peraturan daerah (Perda) Kabupaten Bangka, termasuk Perda yang telah di syahkan bersama Pemda Bangka ini. 

“Melalui kegiatan sosialisasi ini agar dapat dipahami masyarakat daripada makna-makna Perda yang sudah di syah kan sebagai payung hukum di suatu kegiatan. Dengan tujuan agar semua masyarakat paham, paling tidak mengetahui apa itu Perda yang dimaksud, bagaimana implementasi serta aturan-aturan yang dituangkan,” katanya saat memberi sambutan. 

Disampaikannya, kegiatan sosialisasi ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan DPRD Bangka. Dan kegiatan sosialisasi ini pula secara kebersamaan dilaksanakan dibeberapa titik wilayah Kabupaten Bangka oleh rekan Anggota DPRD, seperti di Belinyu, Puding Besar dan lainnya. 

“Adapun sasaran kegiatan sosialisasi Perda Nomor 7 ini tertuju kepada Ibu-ibu dan diharapkan pula, Ibu-ibu dapat menyampaikannya lagi kepada tetangga dan dikalangan masyarakat lainnya,” ujarnya. 

Dikatakannya, Anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga, dididik, dibesarkan dan dilindungi sehingga mereka dapat menghadapi masa depan dengan baik. Prilaku untuk anak itu ada prilaku khususnya, seperti bagaimana kita membesarkan, memperlindunginya hingga menjadi dewasa dan tangguh menghadapi masa depan sebagai generasi penerus bangsa. 

“Untuk itu marilah kita bersama-sama menjaga, membimbing dan melindungi anak. Melalui sosialisasi Perda nomor 7 ini, masyarakat yang mengikutinya diharapkan dapat memahami tentang cara mendidik, membesarkan dan melindungi anak,” ajak Rendra Basri dari fraksi partai Golkar ini. 

Sementara itu, Perwakilan Pemda Bangka, Kepala BAPPEDA, Pan Budi Marwoto mengatakan Perda ini sebagai komitmen dan bukti bersama DPRD Bangka untuk hadir dalam persoalan anak. 

“Dimana anak-anak itu harus diberikan hal sipil seperti kartu indentitas, kebebasan berpendapat, mendapat pendidikan yang layak, mendapat kesehatan, mendapat pengasuhan hingga mendapatkan perlindungan hukum,” katanya. 

Disampaikannya, andai ada anak-anak yang belum mendapatkan kartu indentitas anak, maka orang tua nya dapat menghubungi atau langsung mendatangi kantor DP2KNPA untuk dibuatkan kartu indentitas anak. 

“Jadi jika ada anak-anak yang berhadapan dengan hukum, maka sang anak haruslah mendapatkan perhatian yang memadai. Sehingga dari itu semua, Pemda bersama DPRD Bangka menjadikan Perda Nomor 7 tahun 2019 ini untuk melindungi anak-anak. Dan kegiatan ini pula satu per satu akan dijelaskan oleh narasumber,” ujar Kepala BAPPEDA Kabupaten Bangka ini. (Suyanto/adv) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.