Rapat paripurna penyampaian perubahan KUA PPAS 2022 dan Hasil Reses

by
Rapat Paripurna penyampaian KUA dan PPAS 2022 di Ruang Mahligai DPRD Kabupaten Bangka, Jumat (05/08)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Rapat Paripurna penyampaian perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2022 dan penyampaian hasil reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka berlangsung di ruang Mahligai DPRD, Jumat (05/08). 

Rapat paripurna dihadiri Wakil Bupati Bangka, Syahbudin S.IP, Sekda Andi Hudirman, Perwakilan dari Forkopimda, sejumlah Kepala OPD, Camat, Lurah, PKK, 24 Anggota DPRD yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar Sidi S.IP didampingi Wakil Ketua 1 Mendra Kurniawan, Wakil Ketua 2 Rendra Basri dan PLT Setwan, Al Imron. 

Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar Sidi menyampaikan perubahan KUA dan PPAS ini upaya untuk melanjutkan pencapaian program kegiatan yang telah diteruskan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan perubahan tersebut akan disampaikan Wakil Bupati Bangka. 

“Dimana pada tahun 2022 ini banyak terjadi pemikiran pada struktur anggaran, sehingga banyak kegiatan-kegiatan yang masih tertunda pelaksanaanya. Melalui perubahan anggaran ini pula, maka nantinya akan dijadikan dasar bagi perangkat daerah dalam penyusunan RKA maupun persetujuan RABPD Perubahan,” ungkapnya. 

Kemudian, untuk hasil reses yang telah dilaksanakan Anggota DPRD didaerah pemilihan masing-masing pada 16 dan 17 Juli 2022 lalu, akan ditindaklanjuti guna memberikan pertanggungjawab moral dan konstituen sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam kepemerintahan. 

“Hasil reses tersebut dihimpun dalam pokok pikiran dengan tahapan yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan perencanaan pembangunan di Kabupaten Bangka, sehingga tepat sasaran dan sesuai aspirasi serta kebutuhan masyarakat. Jadi diharapkan Pemerintah Kabupaten Bangka dapat bersinergi dalam merealisasikan daripada aspirasi masyarakat, dengan tetap memperhatikan prioritas dan manfaatnya,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bangka ini. 

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin menyampaikan perencanaan pembangunan merupakan salah satu indikator  yang harus dicapai oleh seluruh perangkat daerah sebagai stack holder dan spontab untuk dijadikan pedoman keberhasilan pembangunan. 

“Ditahun 2022 ini, langkah awal yang dilakukan dengan memfokuskan APBD 2022 pada pencapaian indikator sasaran strategis, namun dalam perjalannya, pelaksanaan APBD menghadapi dinamika yang cukup tinggi, baik dari segi pendapatan, belanja daerah maupun pembiayaan daerah,” katanya. 

Disampaikannya, ada beberapa faktor utama yang mempunyai dampak signifikan terhadap keberlangsungan APBD 2022. Diantaranya penyelesaian penghitungan silfa hasil audit BPK, beberapa nilai anggaran yang harus dilakukan perubahan dan adanya kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi yang mengharuskan anggaran ditujukan mendanai berbagai kegiatan. 

“Untuk persoalan anggaran tersebut, maka perlu dilakukan perubahan. Atas Peraturan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka pada nomor 8 tahun 2021 tentang APBD 2022 dengan tujuan akan berlangsung antara kebijakan APBD untuk mencapai sasaran pembangunan tetap dapat terjaga,” ujarnya. 

Demikian, untuk hasil reses yang merupakan agenda rutin dilaksanakan Anggota DPRD ini telah dituangkan pada pokok pikiran DPRD Bangka. Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2016 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 70 tahun 2019, maka pokok pikiran tersebut harus di entri kedalam sistem informasi Pemerintah Daerah sesuai waktu proses dan perencanaanya.

“Jadi apa yang telah disampaikan dan dikeluhkan masyarakat dalam reses tersebut, diharapkan dapat pula tersampaikan dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan dalam program ataupun kegiatan pembangunan daerah nantinya,” harap Wakil Bupati Bangka. (Suyanto) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.