Polsek Puding Besar Amankan Dugaan Pengedar Narkotika Di Desa Kotawaringin

by
Kapolsek Puding Besar beserta jajarannya melihat barang bukti dugaan narkotika jenis sabu di Mapolsek Puding Besar, Senin (16/11) sore

PUDING BESAR, DEMOKRASIBABEL.COM – Jajaran Polsek Puding Besar Polres Bangka berhasil mengamankan seorang dugaan pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu di seputaran wilayah Desa Kotawaringin, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Senin (16/11).

Kapolres Bangka melalui Kapolsek Puding Besar, Iptu Bobory Niko,SH,M.SI mengatakan Jajaran Polsek Puding Besar telah mengamankan seorang dugaan tersangka pengedar narkotika jenis shabu yakni Saudara DR (35) warga Desa Kotawaringin, Kecamatan .

“Dengan barang bukti yang kini sudah diamankan berupa timbangan, alat hisap,uang hasil penjualan, HP dan sepeda motor. Kemudian 13 plastik bening yang berisikan kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu sekira 8 gram,” katanya yang didampingi Bripka Angga Saputra dalam press rilis di Mapolsek Puding Besar, Senin (16/11) sore.

Sebelumnya, Kita sudah mendapat laporan masyarakat setempat bahwa diwilayah Desa Kotawaringin tersebut sering terjadinya transaksi narkotika.

“Nah’ menindaklanjuti informasi tersebut, Kita pun melakukan penyelidikan ditempat yang dimaksud dan ternyata memang benar ada terduga sedang melakukan transaksi di Jalan Desa Kotawaringin,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jajaran Polsek pun segera mengamankan dugaan tersangka tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengeledahan dirumah nya (DR) ditemukanlah barang bukti dugaan narkotika jenis shabu ini.

“Dengan demikian, dugaan tersangka tersebut dikenakan pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 11 tahun penjara. Dan kasus ini masih dalam proses pengembangan lebih lanjutnya,” ungkap Kapolsek Puding Besar, Iptu Bobory Niko.

Sementara itu, DR (35) mengatakan ia mendapat upah penjualan barang haram tersebut tergantung dari barang yang laku. Kalau barangnya laris,banyak juga hasil pendapatannya. Dan pembeli memesan kadang-kadang setiap seminggu sekali,begitu pun pembayarannya sistem transfer melalui rekening Bank.

“Saya jual berbeda tempat, ada yang pembeli dari Tempilang maupun Kotawaringin. Dan penjualan barang tersebut melalui transaksi ketemuan melalui via HP. Satu paket plastik tersebut berbeda-beda harganya, ada Rp 150, 200 hingga 300 ribu,” katanya saat diajak bincang-bincang oleh Kapolsek Puding Besar diruang penyidik. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *