Pemkot Pangkalpinang Akan Tertibkan Kabel Yang Semerawut

by

PANGKALPINANG, DEMOKRASIBABEL.COM – Pemerintah Kota Pangkalpinang akan menertibkan kabel-kabel yang semerawut di beberapa ruas jalan, khususnya di wilayah pusat kota itu. 

Kebanyakan jaringan kabel yang ada saat ini menjuntai antartiang terlihat semrawut sehingga telah mengganggu estetika kota.

Namun, sebelum melakukan penertiban, Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) melakukan koordinasi dengan pihak PLN, Telkom dan pihak-pihak terkait lainnya guna meminta penjelasan mengenai keberadaan kabel-kabel yang sudah tidak digunakan lagi, sehingga dapat segera ditertibkan.

“Saya nggak mau lagi nanti kejadian-kejadian saling tuding, lempar tanggung jawab. Saya baru baca-baca referensi, ternyata di tiang-tiang itu ada kode-kode tersendiri,” kata Molen, Kamis (15/4).

Molen mengakui kabel-kabel yang semrawut tersebut telah membuat dirinya merasa terganggu. Oleh karena itu, ia meminta agar kabel-kabel tersebut ditata kembali. 

“Banyak kabel-kabel yang sudah berseliweran di Kota Pangkalpinang ini, sehingga mengganggu keindahan, perih mata saya sudah melihat itu, rasanya sangat mengganggu sekali pemandangan,” ujarnya.

“Oleh sebab itu, hari ini kami mengundang para stakeholder terkait yang terlibat masalah perkabelan di Kota Pangkalpinang ini, dan Alhamdulillah kita jadi tahu siapa-siapa yang punya kabel itu, ternyata mereka sudah punya area masing-masing, ternyata juga ada diantara mereka tidak tahu lagi itu kabel siapa, artinya banyak kabel tidak terpakai lagi yang bisa kita tertibkan,” katanya.

Dengan demikian, diutarakan Molen, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan penertiban kabel-kabel yang sudah tidak terpakai lagi. ” Mudah-mudahan dalam waktu dekat, tim kita yang dikomandoi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) segera menertibkan kabel-kabel yang ada di Kota Pangkalpinang,” harapnya.

“Waktunya nanti kita coba mungkin dalam minggu depan, tergantung kesiapan dari tim kita ini, mungkin juga kita pakai lokalisir dulu dimana titik-titiknya biar tidak sembarangan, jadi kita mulai mungkin dari Alun-Alun Taman Merdeka, Jalan Protokol, dan seterusnya,” ujarnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *