Pasien Positif Covid-19 Warga Belinyu Meninggal Dunia, Pemakaman Sesuai SOP

by
Pemakaman pasien positif covid-19 warga Kecamatan Belinyu dilakukan sesuai SOP, Selasa (01/12)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Satu orang warga Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka berinisial NE (56), meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan sebelumnya Saudari NE (56) mempunyai riwayat CHF (Gagal Jantung) level 3 dan 4 hingga mengalami sesak nafas dan segera dirawat di rumah sakit Medika Belinyu.

“Beberapa jam menjalani perawatan tersebut, dilakukan rapid test dengan hasil reaktif dan hasil test swab nya menunjukan positif covid-19. Dan kondisi semakin memburuk hingga sekira pukul 18:30 WIB malam, yang bersangkutan meninggal dunia,” katanya saat diwawancarai sejumlah Wartawan di Pantai indah Batu Bedaun Sungailiat, Selasa (01/12).

Dengan demikian, pemakaman yang bersangkutan dilakukan sesuai SOP Covid-19. Dan selesai dengan lancar sekira pukul 02:30 WIB pagi tadi.

“Jadi total positif terkini di Kabupaten Bangka berjumlah 260 orang dan diantaranya sembuh 234 orang. Artinya masih 26 orang lagi yang sedang menjalani isolasi dan karantina. Dan mari Kita bersama-sama menjaga diri dari penularan wabah covid-19,” ujar Boy.

Sementara itu, Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah membenarkan jika salah satu warganya ada yang meninggal dunia tersebut.

“Benar, Inisial NE (56) warga Air Jukung Belinyu. Dan tadi sekitar pukul 02.30 WIB baru selesai di makamkan,” katanya, Selasa (01/12) pagi.

Dengan kejadian ini, Syarli berharap, tidak ada masyarakat yang mengucilkan pihak keluarga melainkan sebaliknya menguatkan sekaligus meringankan. Pasalnya, hal tersebut bukanlah menjadi kehendak kita dan bukanlah suatu aib.

“Kita akan melakukan tracking hari ini bagi yang sudah kontak sekunder maupun primer nya. Semoga tidak ada lagi penambahan-penambahan kasus positif Covid-19,” harapnya.

Syarli juga meminta masyarakat khususnya Kecamatan Belinyu untuk tetap mengkedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan menerapkan pola 3M.

“Dengan memakai masker bila beraktivitas keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun mengunakan air mengalir dan menjaga jarak dari keramaian,” ujarnya. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *