Operasi Lilin Menumbing 2021, 1.539 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Nataru di Babel

by

PANGKALPINANG, DEMOKRASIBABEL.COM – Sebanyak 1.539 Personil Gabungan dari TNI-Polri dan seluruh Intansi terkait di Wilayah Kepulauan Bangka Belitung disiagakan dan dikerahkan untuk melaksanakan Operasi Lilin Menumbing 2021.

Kabid Humas Polda Kep. Bangka Belitung Kombes Pol A. Maladi, Kamis, mengatakan Operasi Lilin Menumbing 2021 akan dilaksanakan terhitung tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 02 Januari 2022 mendatang.

“Ribuan personil ini baik dari Polda, Polres, jajaran TNI dan instansi terkait di Bangka Belitung siap diterjunkan dalam operasi Lilin Menumbing 2021 yang dilaksanakan 10 hari kedepan,” ujar Kombes Pol Maladi melalui siaran pers, Kamis (23/12).

Selain menyiagakan Personil Gabungan, diterangkan Kabid Humas bahwa dalam Operasi ini beberapa Pos sudah disebar diberbagai titik di Wilayah Hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Pos-pos yang tersebar sebanyak 30 Pos yang terdiri dari 20 Pos Pengamanan dan 10 Pos Pelayanan. Selain itu, Polda Kep. Bangka Belitung juga menyediakan Pos Terpadu atau Pos Checkpoint yang tugasnya memeriksa kelengkapan administrasi para pelaku perjalanan.

“Tentunya pelaksanaan Operasi Lilin Menumbing 2021 ini untuk memastikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Kabid Humas Kombes Pol Maladi.

Sebelumnya, Polda Kep. Bangka Belitung telah menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin Menumbing 2021 dihalaman Mapolda Kep. Bangka Belitung pada Kamis pagi.

Apel ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Abdul Fattah dan dihadiri oleh Kapolda Kep. Bangka Belitung Irjen Pol Yan Sultra, Danrem 045/Gaya Brigjen TNI M. Jangkung, Wakapolda dan Pejabat Utama Polda, seluruh pimpinan instansi terkait serta personil Gabungan TNI-Polri dan instansi terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.