Muscab IV DPC HNSI Bangka Sudah Usai, Berikut Ketua Terpilih Yang Baru dan Pesan Ketua Yang Lama

by
Ketua terpilih DPC HNSI Kabupaten Bangka, Lukman S.pd (merah) dalam Muscab IV diruang Ballroom pantai indah Batu Bedaun, Kelurahan Matras Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (01/11)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Hasil Musyawarah Cabang IV (Muscab) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kabupaten Bangka priode tahun 2020 – 2024 yang berlangsung diruang Balroom pantai indah Batu Bedaun, Kelurahan Matras Sungailiat, Minggu (01/11) telah ditetapkan Ketua terpilih.

Dimana, dalam Muscab ke IV ini ada Lima kader terbaik Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka yang mencalonkan diri sebagai Ketua. Kelima calon Ketua DPC HNSI Bangka tersebut yakni Lukman SH, Saidir Maulana, Lukman S.Pd, Iskandar dan Slamet Riyadi.

“Pada Muscab IV tadi, Saudara Lukman S.Pd terpilih sebagai Ketua DPC HNSI Bangka periode 2020 – 2025. Dimana Saudara Lukman S.Pd meraup 4 suara dan Saudara Lukman SH meraup 3 suara dari jumlah 7 suara pemilih,” kata Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka periode 2015 – 2020, Ridwan saat dikonfirmasi Demokrasibabel, Minggu (01/11) malam.

Ridwan berpesan, menjadi pemimpin di DPC HNSI itu semua haruslah seimbang, sehingga mampu menjalankan roda organisasi yang baik dan arungi laut mu dengan wibawa mu. Arungi samudramu dengan akurasi yang luar biasa sehingga dirimu mampu menghadapi cuaca se exrem apapun.

“Seperti ibarat pandailah meniti buih agar sampai di seberang lautan. Dan perlu diingat adindaku Lukman, S.Pd, sebagai Nahkoda yang hebat tidak berasal dari perairan yang tenang,” katanya.

Lebih lanjut, anggaplah dalam memimpin itu seperti sebuah kapal yang besar, menjadi nahkoda itu harus paham ilmu nautika dan oseanografi serta didukung oleh mesin kapal yang kuat dan mantap. Mualim 1 dan mualim 2, nahkoda kapal yang hebat tergantung dengan baik buruk nya mesin kapal. Sehebat apapun nahkoda bila mesin kapalnya sering rusak, nahkoda itu tidak ada artinya apa-apa.

“Tetapi kalau semua perangkat kapal sudah mendukung, Sebesar apapun gelombang nahkoda itu mampu bermain di suasana apapun. Sehingga mampu bermain pada gelombang dengan kecepatan dan ketepatan yang solid,” ujar Ridwan. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *