M. Nasirin Berharap Konsultasi Publik Dapat Membangun Hubungan Dua Arah Antara Pemerintah dan Pelaku Usaha

by

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com -Direktorat Perundingan Bilateral Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung menggelar kegiatan Konsultasi Publik Hasil Kesepakatan Perundingan Bilateral Indonesia dengan Negara-Negara di Kawasan Eropa.

Forum konsultasi publik tersebut di buka langsung Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung, di wakili Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Disperindag Babel Moch Nasirin Yusuf, Kamis (25/11) Pagi di Hotel Novotel Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Disperindag Babel Moch Nasirin Yusuf menjelaskan sebagian besar eksportir di Babel saat ini telah memanfaatkan dan mengimplementasikan hasil perjanjian perdagangan internasional dalam proses ekspor, yaitu penggunaan dan pemanfaatan tarif preferensi melalui penerbitan Surat Keterangan Asal. 

Selain itu, beberapa pelaku usaha juga telah melakukan registrasi pada sistem GSP-EU dan telah melakukan deklarasi asal barang mandiri. 

“sampai saat ini belum ditemui kendala dalam pelaksanaan deklarasi asal barang mandiri tersebut, selain hal yang bersifat teknis. Diharapkan dengan semakin banyaknya kerjasama dan perjanjian dagang dengan negara mitra, maka akan lebih terbuka pasar potensial yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, terutama pada pasar-pasar non-tradisional,” katanya.

Oleh sebab itu lanjut dia, menjadi suatu kehormatan bagi Provinsi Babel pelaksanaan konsultasi publik hasil-hasil kesepakatan perdagangan bilateral dilaksanakan di negeri serumpun sebalai ini, sebab pelaku usaha akan selalu membutuhkan update informasi terkini tentang penjanjian dagang, terutama yang bersifat bilateral, sehingga bisa memanfaatkan hasil perjanjian dagang tersebut guna peningkatan kelancaran arus barang dan pemanfaatan penerbitan deklarasi asal barang untuk barang asal Indonesia sekaligus dapat menentukan strategi memasuki pasar ekspor dengan lebih fokus.

Selanjutnya, ekspor di daerah menjadi salah satu kegiatan yang mampu membantu pemulihan ekonomi nasional saat pandemi dan paska pandemi, untuk itu pemerintah daerah akan selalu mendukung kebijakan untuk kemudahan ekspor serta kerjasama dan perjanjian perdagangan dengan negara mitra dagang guna memperoleh keunggulan kompetitif di pasar global.

Menghadirkan tiga narasumber yang kompeten, melalui kegiatan Konsultasi Publik Hasil Kesepakatan Perundingan Bilateral Indonesia dengan negara-negara di Kawasan Eropa di harapkan hasil-hasil kesepakatan perdagangan bilateral dapat meningkatkan transparansi, efisiensi dan efektifitas dari peraturan.

“Diharapkan dengan kegiatan konsultasi publik hasil-hasil kesepakatan perdagangan bilateral ini dapat meningkatkan transparansi, efisiensi dan efektifitas dari peraturan serta meningkatkan akuntabilitas dan juga membangun hubungan dua arah antara pemerintah, pelaku usaha dan entitas terkait lainnya. Semoga perkembangan ekspor Indonesia makin meningkat dan dapat mensejahterakan masyarakat,” tuturnya. (Mislam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.