Lewat Kerjasama Bulog, Berusaha Angkat Produk Lokal Bangka

by
Pathner PT BAA yakni Dirut PT LBL, Petrus Eka Margo saat diwawancarai diruang Humas PT BAA,Kelurahan Kenanga, Kabupaten Bangka, Jumat (26/06)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Melalui kerjasama kepada lembaga pangan di Indonesia yakni Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) PT Langit Bumi Lestari (LBL) sekaligus Parthner PT Bangka Asindo Agri (BAA) Kelurahan Kenanga, Kabupaten Bangka berusaha mengangkat produk lokal Bangka yakni produk unggulan turunan sagu dari PT BAA menjadi bahan konsumsi nasional.

“Dalam rencana kerjasama dengan Bulog ini, Kami berusaha untuk menggangkat produk lokal Bangka, sekaligus diperkenalkan di Perum Bulog Pusat. Bahwa Bangka memiliki keunikan tersendiri dalam produk yang bisa dibanggakan serta menjadi bahan konsumsi nasional,” kata Direktur Utama PT LBL, Petrus Eka Margo kesejumlah Wartawan diruang Humas PT BAA Kelurahan Kenanga, Kabupaten Bangka, Jumat (26/06).

Selain itu, di Bangka memang mempunyai keunikan tersendiri dalam produk sagu. Karena sagu milik PT BAA tumbuh dilahan yang bermineral dari lahan yang tidak produktif hingga menjadi lahan bermineral.

“Dalam hal ini, tentunya PT BAA sendiri sudah berhasil memproduksi turunan sagu dari Rumbia. Seperti terlihat dalam produk tersebut, sagu nya cukup putih,bersih dan terjamin kualitasnya,” imbuhnya.

Dikatakannya, mencoba menghubungi Bulog ini untuk bekerjasama dalam menginformasikan bahwa PT BAA mempunyai produk Sagu Rumbia plus produk turunannya yakni Sago Mee (Instant Noodle).

“Ketahanan pangan itu tidak dari industri hulu nya saja. Kalau orang beli Sagu itu banyak binggung mau dijadikan apa. Akan tetapi kalau Sagu tersebut diolah menjadi mie instant tentunya akan banyak disukai orang,” ujarnya.

Oleh karena itu,Kita memperkenalkan kepada Bulog bahwa Kita mempunyai industri lain dari turunan Sagu yakni Sago Mee (Instant Noodles) lokal produk yang terbuat dari Sagu. Dan Sagu Rumbia tentunya dalam bentuk cukup bersih,sehat dan berstandar BPOM

“Untuk sementara ini, kapasitas mesin dapat mengelolah sekitar 200 sampai 250 kg Sagu perjam untuk membuat mie blok nya. Tetapi sementara ini, Kita belum berjalan sedemikian besarnya, karena haruslah step by step dan tidak secara sekaligus,” ungkap Petrus. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.