Kisah Kadinkes Pangkalpinang Luangkan Waktu Hingga Dini Hari Cegah Penyebaran Covid-19

by

Pangkalpinang, DemokrasiBabel.com – Kasus positif Covid-19 di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga hari ini masih terus bertambah.

Hampir setiap harinya terjadi penambahan puluhan kasus positif covid-19, sehingga membuat kota Pangkalpinang belum keluar dari zona kuning untuk penyebaran wabah tersebut.

Sampai dengan hari ini untuk wilayah Kota Pangkalpinang merupakan daerah dengan kasus konfirmasi Covid-19 tertinggi secara akumulatif 4.916 orang, kemudian pasien sembuh 4.561 dan kasus konfirmasi aktif atau belum sembuh berjumlah 289 pasien.

Dengan masih terus bertambahnya kasus positif Covid-19 tersebut, membuat Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus Hakim rela meluangkan waktunya hingga dini hari untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

Waktu hingga dini hari tersebut diluangkan oleh dr Masagus Hakim semata-mata untuk melakukan tes swab antigen di tempat-tempat keramaian, mulai dari kafe, tempat hiburan, hingga pelabuhan.

“Saya sebagai Kepala Dinas Kesehatan mempunya tanggung jawab dan kewajiban untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota ini. Untuk itu, saya bersama tim satgas covid-19 meluangkan waktu kami melakukan swab antigen kepada masyarakat yang berada di tempat keramaian,” kata dr Masagus Hakim.

Swab antigen tersebut mereka lakukan dari kafe ke kafe untuk memastikan bahwa pengunjung di sana terbebas dari penyebaran covid-19, namun apa yang dikhawatirkannya terbukti, karena ada beberapa pengunjung yang saat dilakukan tes swab antigen positif covid-19.

“Pada awal Mei lalu tepatnya tanggal 5 Mei, kami melakukan tes swab antigen di salah satu kafe dan ternyata dari 122 orang yang kami lakukan tes swab antigen, ternyata ada empat orang pengunjung yang positif covid-19, sehingga hal inilah yang membuat kami rela meluangkan waktu hingga dini hari, karena kami tidak ingin semakin banyak penambahan kasus positif covid-19,” katanya menceritakan.

Tidak berhenti disitu saja, dengan ditemukannya empat orang pengunjung yang positif covid-19 saat dites swab antigen tersebut, membuat dr Masagus Hakim bersama tim satgas covid-19 semakin aktif melakukan tes swab antigen di tempat-tempat keramaian.

“Ya, dengan ditemukannya empat oraang pengunjung yang positif covid-19 di tempat sebelumnya, saya bersama tim langsung melakukan tracking di tempat makan dan cafe lain di Kota Pangkalpinang. Ternyata benar dari 101 orang yang diswab antigen, ternyata kami menemukan dua orang lagi yang postif covid-19,” katanya.

Tanpa rasa letih, kegiatan swab antigen kepada pengunjung kafe dan tempat makan tersebut dilakukan dr Masagus Hakim bersama tim hingga pukul 02.00 WIb dini hari. Semua itu dia lakukan sebagai bentuk tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kadinkes agar masyarakat Pangkalpinang terbebas dari Covid-19.

“Kegiatan swab antigen ini, selain kami lakukan kepada pengunjung kafe dan tempat makan, pada Kamis (20/5) kemarin kami juga melakukan swab antigen kepada sopir truk dan penumpang Kapal Roro yang berlabuh pada tengah malam. Kegiatan swab antigen ini kami lakukan sesuai surat edaran Gubernur Babel, bahwa siapaun yang masuk ke wilayah Babel wajib dites swab antigen,” katanya kembali menceritakan.

Kegiatan tracking dan tes swab antigen tersebut, masih terus mereka lakukan hingga Kota Pangkalpinang benar-benar bisa kembali masuk zona hijau penyebaran covid-19.

“Kegiatan penekanan penyebaran covid-19 akan terus kami lakukan secara rutin, terakhir dua malam yang lalu tepatnya pada Sabtu (22/5). Kami kembali melakukan tes swab antingen kepada 321 pengunjung di beberapa kafe di Kota Pangkalpinang. Ternyata kami kembali mendapatkan empat pengunjung yang positif dari hasil swab antigen,” kata dr Masagus Hakim.

Dirinya berharap apa yang mereka lakukan bersama tim satgas covid-19 tersebut juga diimbangi dengan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, karena menurutnya, apa yang dilakukannya bersama tim satgas covid-19 ini semata-mata untuk masyarakat Pangkalpinang itu sendiri.

Selain itu kata Dia, agar kafe yang terdapat pasien terkonfirmasi tersebut untuk tutup sementara, untuk dilakukan pembersihan. Jangan sampai pengunjung lainnya terpapar oleh pengunjung yang dinyatakan postif sebelumnya.

“Mungkin tempat ini kita arahkan untuk tutup sementara, kemudian untuk diakukan pembersihan dan juga untuk memberikan efek jera untuk dia melaksanakan Protokol Kesehatan,” katanya.

Ia jug mengimbau, kepada para pengunjung di titik keramaian untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi aktivitas di luar dan membatasi mobilisasi.

“Kepada pengelola kafe kami imbau untuk tetap melakukan protokol kesehatan. Nanti semakin ke depan kami akan semakin tegas, karena kasus positif covid-19 semakin banyak dan terus bertambah,” kata dr Masagus Hakim menutup pembicaraan.(tmh)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.