Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah, Pemkab Bangka Masih Tunggu Intruksi Pemprov Babel

by
Bupati Bangka, Mulkan SH, MH

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka sampai saat ini masih menunggu intruksi dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) terkait kapan dilaksanakannya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

Bupati Bangka Mulkan,SH,MH mengatakan memang pada awalnya Pemkab Bangka memberlakukan KBM secara tatap muka pada 13 Juli yang lalu. Namun karena ada surat dari Pemerintah Provinsi Babel, maka Kegiatan Belajar Mengajar secara tatap muka tersebut ditundakan.

“Jadi untuk sementara ini proses kegiatan belajar mengajar tersebut dari tingkat Paud sampai SMP masih dilakukan secara online. Dan kalau SMA/SMK itu kewenangan Pemprov Babel,bukanya kewenangan Pemkab Bangka,” katanya saat diwawancarai sejumlah Wartawan dirumah Dinas Bupati Bangka, Jumat (17/07).

Selain itu,memang secara koordinasi masih ada kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pusat terkait KBM tatap muka disekolah ini. Karena itulah Pemkab Bangka masih menunggu keputusan Pemerintah Provinsi,kapan KBM tatap muka itu dapat dilaksanakan.

“Jadi kita lihat seperti apa nantinya,sebab keputusan dari Pemerintah Provinsi untuk KBM tatap muka disekolah itu belum ada. Kalau kondisi Kabupaten Bangka sudah aman dari covid-19,mungkin secepatnya akan diberlakukan pembelajaran tatap muka,” ujar Bupati Mulkan.

Terpisah sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali mengatakan, kegiatan belajar di sekolah untuk tingkat SMP sederajat terpaksa ditunda dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya pada 13 Juli 2020 lalu.

“Jadi penundaan masuk sekolah terutama untuk tingkat SMP sampai dengan sekarang belum dipastikan mengingat kondisi daerah dianggap belum aman dari Covid-19,” katanya.

Menurutnya, agenda masuk sekolah tingkat SMP pada 13 Juli lalu sudah dimantapkan melalui surat keputusan nomor: 421/114/DINDIKPORA/I/2020, tentang petunjuk teknis new normal pasa satuan pendidikan dasar Kabupaten Bangka tahun 2020.

“Penundaan proses belajar mengajar tersebut terlebih dahulu sudah kami koordinasikan dengan pihak terkait termasuk dengan tim gugus tugas pencegahan dan penggulangan Covid-19, Kabupaten Bangka. Jadi selama di suatu daerah masih ditetapkan zona merah Covid-19, Kita belum diperbolehkan menyelenggarakan pendidikan tatap muka,” ujarnya.

Dikatakannya, meskipun terjadi penundaan masuk sekolah, namun kegiatan proses belajar mengajar dilakukan melalui layanan online atau dalam jaringan (daring).

“Untuk itu, Kami meminta kepada Orang tua/wali murid dirumah dapat berperan aktif membantu kelancaran putra-putrinya dalam mengikuti pendidikan secara sistem online atau daring ini,” harap Rozali. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *