Kasus Dugaan Pengerusakan Jembatan Penghubung Desa Mendo Terus Bergulir, Tadi Empat Orang Saksi Diperiksa

by
Kepala Humas Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Kabupaten Bangka, Firman

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Kasus dugaan pengerusakan jembatan penghubung Dusun Bukit Rui dengan Desa Mendo Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka masih terus bergulir.

Dimana persidangan sebelumnya kedua terdakwa SW dan PT didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riski dan Fitri dengan pasal 170 ayat 1 KUHP dan pasal 406 ayat 1 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Kini proses persidangan tersebut masih memasuki agenda menghadirkan keterangan saksi dari pihak terdakwa dan juga pelapor di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (20/05).

Kepala Humas Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Firman menyampaikan agenda sidang dakwaan tersebut terkait pasal 170 ayat 1 KUHP dengan terang-terangan dan tenaga bersama mengunakan kekerasan terhadap orang atau barang. Dan dakwaan pasal 406 ayat 1 KUHP junto pasal 55 KUHP dengan terang-terangan melakukan pengerusakan.

“Hari ini agendanya masih menghadirkan keterangan saksi dan saksi yang diperiksa ada 4 orang,termasuk meliputi saksi dari pelapor juga,” katanya saat diwawancarai sejumlah Wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Kamis (20/05) sore.

Selanjutnya, pada minggu depan juga masih sama dengan agenda menghadirkan keterangan para saksi lagi. Karena masih belum semua para saksi didengarkan oleh Hakim.

“Jadi minggu depan dihadirkan lagi saksi dari penuntut umum dan masih dikasih kesempatan sampai selesai. Dan kalau masih ada saksi dari terdakwa, maka kita persilakan, karena merupakan hak terdakwa juga untuk menghadirkan saksi maupun bukti yang lainnya,” ujarnya.

Disinggung mengenai sidang terdakwa tidak bersamaan,dikatakan Firman, hal itu berbeda karena satu terdakwa sebelumnya yakni SW sudah dilimpahkan terlebih dahulu dan sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Sehingga acara sidang yang dilalui pun sudah tidak sama lagi.

“Jadi yang satu orang terdakwa sudah selesai menghadirkan saksi-saksi nya dan yang satu orang lagi ini Saudara IM baru mau dimulaikan serta masuk sidang nya juga tidaklah bersamaan. Sementara limpahan dari Jaksa masih tahanan rumah,akan tetapi kita lihat nanti perkembangannya, karena proses masih berjalan. Seperti terdakwa SW sudah dikeluarkan penetapan penahanan rutan sebelumnya,” tukas Firman. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *