Ikuti UKW, 53 Jurnalis Babel Dinyatakan Kompeten

by
Foto bersama Jurnalis Babel saat mengikuti UKW di Hotel Santika, Kota Pangkalpinang, Provinsi Babel, Sabtu (20/03)

PANGKALPINANG, DEMOKRASIBABEL.COM – Sebanyak 53 orang wartawan/jurnalis Bangka Belitung (Babel) dinyatakan kompeten setelah berhasil mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 20 – 21 di Hotel Santika, Kota Pangkalpinang, Provinsi Babel.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua pelaksana, Dr Wahyudi Pratopo dari Universitas Prof.DR Moestopo (Beragama) bekerjasama dengan Dewan Pers saat membaca pengumuman hasil UKW, minggu (21/03).

Disampaikannya, 53 orang Wartawan yang dinyatakan kompeten tersebut dari jumlah peserta sebanyak 54 orang. Bearti hanya 1 orang Wartawan yang dinyatakan tidak kompeten.

“Selamat bagi wartawan Babel yang dinyatakan kompeten ini, karena mampu menghadapi berbagai tantangan, seperti disrupsi digital maupun dari kondisi pandemi covid-19,” katanya

Ia berharap,wartawan Babel yang kompeten ini dapat meningkatkan kualitas jurnalis dan potensi di kalangan profesi jurnalis.

“Mudah-mudahan UKW ini bukan yang terakhir dan tentunya dapat diselenggarakan lagi pada gelombang berikutnya di Provinsi Babel ini,” harap Dr Wahyudi Pratopo.

Sementara itu, Perwakilan Penguji UKW, Mohammad Nasir menyampaikan 53 orang Wartawan yang dinyatakan kompeten tersebut telah menjadi wartawan profesional. Akan tetapi menjadi profesional itu tidak dengan tidur, melainkan harus terus giat belajar dan mempertahankan profesionalitas nya.

“Jadi apa yang telah didapatkan wartawan pada UKW ini, merupakan dasar-dasar perjuangan kompeten dan kelanjutannya masih terus belajar. Seperti keterampilan dalam menulis, bahasa Indonesia, kalimat, tanda baca dan sebagainya dapat dipelajari lagi,” katanya.

Selain itu, penguji UKW sudah memberikan masukan-masukan kepada peserta ujian. Karena semua itu akan menjadi bidang-bidang yang mesti dan harus dikuasai seorang jurnalisme.

“Semoga semua wartawan Babel yang dinyatakan kompeten ini dapat mempertahankan profesionalitas nya sebagai jurnalis,” ujar Mohammad Nasir. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *