DPD RI Tinjau Alur Muara Air Kantung Sungailiat, Menurutnya Izin PT SMB Patut Dipertanyakan

by
DPD RI Alexander Fransiscus saat diwawancarai ditempat pengerukan pasir PT Pulomas Sentosa Muara Air Kantung Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (05/10) sore

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite II, Alexander Fransiscus meninjau langsung aktifitas pengerukan pasir PT Pulomas Sentosa di Muara Air Kantung Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (05/10).

DPD RI, Alexander Fransiscus mengatakan peninjauan secara langsung dilapangan ini tidak seperti berita yang bertebaran di medsos. Yang mana dikatakan kegiatan pengerukan pasir di Muara Air Kantung Sungailiat Bangka itu tidaklah membuahkan hasil yang memuaskan kepada masyarakat nelayan.

“Nah’ dengan pantauan langsung ini, Kita melihat Muara ataupun pintu keluar masuk para nelayan itu,tentunya para nelayan sangat terbantukan dengan adanya pengerukan pasir oleh PT Pulomas Sentosa ini. Jadi Kita ingin klarifikasi dan memastikan apa yang disampaikan berita dalam medsos selama ini,” katanya saat diwawancarai sejumlah Wartawan ditempat pengerukan pasir PT Pulomas Sentosa, Senin (05/10).

Selain itu, PT Pulomas Sentosa sampai saat ini memang betul masih membuka alur muara yang terhempit pasir disisi kanan dan kiri muara. Dan pengerukan pasir yang dilakukan PT Pulomas Sentosa ini sudah cukup baik, karena sarana keluar masuk nya kapal para nelayan sudah lumayan besar.

“Kita berharap PT Pulomas Sentosa dapat bekerja terus dengan baik, tentunya sesuai dengan aturan yang diberlakukan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten. Karena alur muara ini pintu keluar masuknya dari aktifitas para nelayan untuk mencari nafkah,baik sarana untuk pergi melaut maupun pulang melaut dengan membawa hasil tangkapannya,” ujarnya.

Disinggungkan terkait adanya aktifitas PT Seputih Makmur Bersama (PT SMB) yang tidak jauh dari muara tersebut, Kita belum mendengar PT tersebut sebelumnya. Kita juga baru saja mendengar PT itu saat berada di sini dan Kita pun tidaklah mengetahuinya PT tersebut untuk izin apa nya.

“Mendengar ini, Kita juga sudah mempertanyakan kepada PT Pulomas Sentosa terkait PT SMB tersebut. Apakah izinnya untuk membantu mengeruk pasir dialur muara ataukah memang menumpukan pasir ditengah laut. Menurutnya izin PT SMB itu patut dipertanyakan dan Kami selaku di Komite II yang membidangi tambang pasir serta pertambangan lainnya di Kabupaten Bangka haruslah ada kejelasannya. Seperti penerbitan izin nya seperti apa,jangan sampai izin nya disalah gunakan,” tukas DPD RI Alexander Fransiscus. (Suyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.