Disperindag Babel Gelar Rapat, Paparkan Estimasi Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan

by

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat Koordinasi dan Pembinaan Pelaku Usaha Menjelang Bulan Suci Ramadha, Rabu (31/3) di ruang rapat Disperindag Babel.

Di dalam pertemuan itu Disperindag Babel memaparkan estimasi kebutuhan pokok memasuki bulan puasa dan perayaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021, dimana estimasi kebutuhan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terhadap bahan pokok diperkirakan mengalami peningkatan.

Peningkatan tersebut dijelaskan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sunardi, karena pola konsumsi masyarakat memasuki Ramadhan berdasarkan data estimasi kebutuhan bahan pokok rata-rata konsumsi komoditi makanan per kapita sebulan, yang dirinci menurut beberapa komoditi Provinsi Kepulauan Babel 2021 terus mengalami peningkatan.

“Kita bertemu dalam rapat ini untuk memastikan jelang puasa, idul fitri dan pasca hari raya idul fitri stok sembako di masing-masing pengusaha,” katanya, Rabu (31/3) pada saat rapat koordinasi dan pembinaan pelaku usaha menjelang bulan suci Ramadha, di ruang rapat Disperindag Babel.

Estimasi kebutuhan bahan pokok yang mengalami peningkatan, lajut Sunardi yaitu beras konsumsi normal perbulanya 9.538.05/ton namun berdasarkan data estimasi kebutuhan bahan pokok berdasarkan rata-rata konsumsi komoditi, konsumsi bahan pokok masyarakat mengalami peningkatan di bulan puasa, yaitu April 9.824.05,/ton dan di bulan Mei jelang perayaan Idul Fitri menjadi 11.445.56/ton.

Sementara itu, untuk cabai merah kebutuhan bahan pokok normal tiap bulanya 229.16/ton, memasuki bulan puasa di April mencapai 279.57/ton, memasuki hari raya Idul Fitri di Mei 325.40/ ton. Untuk cabai rawit normalnya 210.95/ton, di bulan puasa 271.06/ton dan Idul Fitri 334.35/ton.

Daging sapi sendiri konsumsi normal masyarakat Babel 59.19/ton, sedangkan memasuki bulan puasa 106.24/ton dan Idul Fitri sendiri meningkat menjadi 142.34/ ton dan daging ayam ras konsumsi normalnya dalam perbulan 1.356.73/ton, bulan puasa 1.88.01/ton dan Idul Fitri 2.869.47/ ton.

“berdasarkan data estimasi kebutuhan bahan pokok yang lain seperti bawang merah, bawang putih, telur ayam, gula pasir, minyak goreng juga mengalami kenaikan. Jika melihat estimasi kebutuhan bahan pokok masyarakat, berdasarkan presentase kenaikan kebutuhan bahan pokok masyarakat jelang puasa dan Idul Fitri meningkat 0,03 sampai 141 persen,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Mardian AZ, memiliki maksud untuk meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi data terkait kestabilan stok dan harga bahan pokok menjelang pelaksanaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan persiapan rapat koordinasi provinsi dengan semua stakeholder terkait ketersediaan bapok dan harganya.

Sementara tujuannya sendiri, dikatakan Dia untuk melakukan sinergi dengan pelaku usaha dan semua stakeholder dimana memastikan ketersediaan bapok dan mengendalikan harga, agar tidak bergejolak di masyarakat. (Mislam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *