BKKBN Targetkan Menekan Prevalensi Stunting Sebesar 14 Persen

by

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Kepala BKKBN Republik Indonesia, Hasto Wardoyo menargetkan menekan prevalensi stunting sebesar 14% di tahun 2024 melalui upaya percepatan. Hal ini diungkapkannya dalam peringatan harganas ke-28, Selasa (29/6).

“Program Bangga Kencana untuk itu hadir untuk mewujudkan keluarga berkualitas, mulai dari 1000 Hari pertama kehidupan sampai dengan lansia, ” katanya.

Ia menegaskan, dari Ibu yang tidak sehat dan tidak tercukupi kebutuhan gizinya berisiko melahirkan anak stunting. Anak dengan tingkat kecerdasan sub-optimal dan rentan terhadap penyakit. Suatu kondisi yang dapat menurunkan produktivitas manusia dan memperlebar ketimpangan antara si
kaya dan si miskin.

“BKKBN memandang intervensi strategis yang dapat ditempuh adalah memastikan calon
pengantin/calon ibu sehat untuk hamil, memastikan segala program pemerintah pusat dan daerah yang sudah dirancang diterima oleh sasaran dan keluarga mampu memenuhi kecukupan gizinya,” ungkapnya.

Semua keluarga berisiko stunting didampingi oleh
pendamping keluarga, pendamping yang terdiri dari unsur PKK, kader dan bidan.

“Kami merencanakan aktivitas yang menggerakkan roda perekonomian di lingkup desa sehingga kebutuhan makanan bergizi dapat terbeli dan melakukan edukasi kepada keluarga untuk berperilaku hidup bersih dan sehat,” imbuhnya.

Wagub Babel, Abdul Fatah menambahkan, meskipun stunting di Babel tidak setinggi nasional, namun pihak yang tetap berupaya untuk mengurangi risiko stunting, dengan berbagai program yang dilaksanakan.

“Kita akan lakukan intervensi gizi kemudian sosialisasi usia perkawinan, jangan terlalu muda karena berisiko melahirkan anak stunting,” tandasnya.

Di Babel, puncak peringatan harganas ini dipusatkan di Kampung KB Mentari Kelurahan Ketapang, Pangkalpinang, yang dihadiri Wagub Babel, Walikota Pangkalpinang, Ketua TP PKK Pangkalpinang, Sekda Pangkalpinang, dan Deputi dari BKKBN,” tutupnya.(ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *