Bertahun-tahun Stagnan, Kini Aset Parai Indah Matras Milik Pemkab Bangka

by
Penyerahan aset Parai Indah resort kepada Pemkab Bangka berlangsung di ruang pertemuan Resto Pangeran Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (17/06)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL. COM – Setelah bertahun-tahun terjadi stagnan (keadaan terhenti), akhirnya aset yang dikelolahkan Parai Indah Resort di Kelurahan Matras Sungailiat hari ini, Kamis (17/06) secara legalitas diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka. 

Penyerahan aset Parai Indah Resort tersebut diserahkan dari Direktur Utama Eljon, Jonni Sugianto kepada Bupati Bangka, Mulkan SH, MH yang didampingi perwakilan Kejati Babel, Sekda Bangka dan Kepala OPD Pemkab Bangka berlangsung di resto Pangeran Sungailiat. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bangka, Mulkan SH,MH mengatakan hari ini telah dilakukan penyerahan terhadap aset Pemkab Bangka dan secara legalitas sah, bahwa lahan Parai Indah Resort itu milik Pemkab Bangka dan tidak ada tawar menawar. 

“Jadi mulai saat ini, aset kepemilikan lahan yang dikelolah Parai Indah Resort itu milik Pemkab Bangka. Dan secara Hak Guna Bangunan (HGB) itu milik pengelolah dan HGB pengelolah Parai Indah Resort akan habis pada tahun 2029 nanti. Jadi lahan kurang lebih seluas 18 hektar itu kini milik Pemkab Bangka,”ungkapnya.

Diakuinya, terkait aset Pemkab Bangka ini memang sudah lama menjadi permasalahan. Dimana pengelolah Parai Indah Resort merasa memiliki atas lahan tersebut, akan tetapi secara aset itu adalah milik Pemkab Bangka. Dan beberapa tahun sempat terjadi stagnan (keadaan terhenti) dari tahun 2014 sampai 2018 hingga sekarang ini. 

“Dimana Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki pengelolah habis pada tahun 2014 lalu dan tidak ada perpanjangan terhadap pelaksanaan BOT. Di priode berikutnya pengelolah Parai tidak melalui pelelangan dan tidak mau mengikutinya, karena merasa memiliki aset,” ujarnya. 

Dikatakannya, setelah bermediasi secara pendekatan dengan pengelolah Parai dengan dua opsi. Opsi pertama pengelolah dilakukan pelelangan sesuai dengan aturan dan opsi kedua, bila merasa memiliki untuk menempuh jalur hukum, namun hingga saat itu juga tidak ada hasil dan titik temu nya. 

“Kemudian pada tanggal 8 Desember 2020 lalu melalui SK khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel dan disampaikannya selama 8 bulan pula, kita baru dinyatakan sepakat atas lahan Parai tersebut diserahkan kepada Pemkab Bangka dari pengelolah Parai. Jadi saat ini pengelolah Parai Indah Resort masih dikelolah oleh pak Jonni Sugiarto dan harus mengelolah dengan sebaik-baiknya. Sehingga Parai Indah bangkit kembali menjadi ikon Kabupaten Bangka dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),”katanya.

Selain itu, masih ada 6 persil lagi lahan Pemkab Bangka yakni disamping Parai Indah Matras tersebut yang sedang kita perjuangkan. Hal ini juga sudah kita SK kan melalui Kejari Sungailiat Bangka. 

“Rata-rata lahan di Kelurahan Matras tersebut kini dikuasai oleh perorangan dan hingga ini kita masih tahap pengupayaan akan lahan Pemkab Bangka tersebut,”tukas Bupati Bangka, Mulkan. 

Sementara itu, Direktur Utama Eljon Parai Indah Resort, Jonni Sugiarto menyampaikan permasalahan sebelumya sudah terselesaikan dengan baik secara mufakat. Dan berharap kedepannya Parai Indah ini dapat bergerak kembali dengan hubungan bersama Pemkab Bangka. 

“Sehingga Parai Indah yang menjadi ikon Kabupaten Bangka ini dapat kembali bersinar dan memberikan dampak positif bagi pemda dan masyarakat di Kabupaten Bangka,”katanya.

Dikatakannya, setelah penandatangan perjanjian kerjasama ini, tentunya akan menjadi lebih puas dan lebih baik lagi, terutama mendorong promosi pariwisata hingga ke mancanegara dan dapat berlanjut lebih mesra dan menguntungkan bagi semua pihak. 

“Semoga dengan niat baik ini, kita bisa kembali membuat Parai Indah menjadi lebih berkontribusi yang nyata bagi Provinsi Babel, khususnya di Kabupaten Bangka,” harapnya. (Suyanto/advetorial)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.