Warga Air Hanyut Kuday Keluhkan Limbah Dari Kontrakan Amen

By Demokrasibabel 04 Des 2019, 16:22:12 WIBBangka

Warga Air Hanyut Kuday Keluhkan Limbah Dari Kontrakan Amen

Keterangan Gambar : Warga Air Hanyut, mengeluh atas limbah dari kontrakan milik Amen dijalan Air Hanyut,Kelurahan Kuday,Kecamatan Sungailiat,Kabupaten Bangka, Rabu (04/12)


SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM - Akibat saluran limbah dari kontrakan tidak mengalir dengan baik bahkan menimbulkan bau, sehingga membuat kesal Warga Air Hanyut, Kelurahan Kuday, kepada pemilik kontrakan di Jalan Air Hanyut, Kelurahan Kuday, Kecamatan Sungailiat,Kabupaten Bangka, Rabu (04/12).

Salah satu warga Air Hanyut, Revaldi sudah menemui pemilik kontrakan sebanyak tiga kali dan saat ditemui itu,pemilik kontrakan (Amen) tidak ada tanggapan mengenai saluran limbah kontrakannya itu.

"Kami kesal dengan pemilik kontrakan itu yang tidak pernah merespon. Bahkan, Kaling dan Babinkamtibmas Kami juga tidak mendapat keputusan yang jelas dari pemilik kontrakan,baik ditemui maupun secara telponan," katanya kepada sejumlah Wartawan.

Dikatakannya, seolah-olah pemilik kontrakan (Amen) tidak mau ikut andil dalam membuat saluran bandar. Apalagi limbah dari kontrakannya itu diduga menimbulkan bau dan dapat tercemar kemana-mana.

"Limbahnya berupa tinja, air tatung para penjual yang menggontrak, semuanya tumpah diperbatasan tempat kampung Kami," ujarnya.

Ia berharap pemilik kontrakan (Amen) dapat beritikad baik, seperti memberikan bantuannya. Karena saluran bandar ini untuk kebersamaan kita juga, apalagi saluran induknya sudah selesai dibuatkan warga setempat dengan total yang lumayan besar.

"Bermediasilah secara sehat, tidak emosional dan tidak merendahkan orang kampung," tegasnya.

Terpisah, dikesempatan yang sama, pemilik kontrakan, Amen mengatakan bahwa ia siap membantu dan diajak kerjasama secara kekeluargaan.

Sementara itu, Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah Satpol PP Bangka, Achmad Suherman yang tiba di lokasi usai mendapati laporan dari warga langsung melakukan kroscek kelapangan terkait bau limbah yang dikeluhkan warga itu. 

"Terkait masalah ini, kita serahkan kepada Lurah Kuday guna menyelesaikannya secara damai dan kekeluargaan untuk mufakatnya," katanya.

Dikatanya, pihaknya juga sudah bertemu dengan pemilik kontrakan yakni Amen dan menyatakan akan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

"Jadi warga meminta agar pemilik kontrakan itu dapat membantu biaya pembangunan saluran bandar. Mudah-mudahan warga Air Hanyut tenang dan tidak main hakim sendiri. Laporkan kepada Kita dan akan diselesaikan dengan damai," ujarnya. (Suyanto)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment