Tingkatkan Produktivitas Sawit, Sinar Mas Agribusiness and Food Gelar Replanting Kebun Kelapa Sawit

By Demokrasibabel 02 Okt 2019, 14:38:07 WIBEkonomi

Tingkatkan Produktivitas Sawit, Sinar Mas Agribusiness and Food Gelar Replanting Kebun Kelapa Sawit

Keterangan Gambar : Penanaman perdana program peremajaan sawit kemitraan strategis Sinar Mas Agribusiness and Food Riau (Rabu, 2 Oktober 2019) bersama Musdhalifah Machmud - Deputi Bidang Koordinasi Pangan & Pertanian Kementerian, Rusman Heriawan - Kepala Dewan Pengawas BPDP-KS, Catur Ariyanto - Direktur Keuangan BPDP-KS, Catur Sugeng Susanto - Bupati Kampar, Franciscus Costan - CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Riau dan Ir. H. Ferry HC Ernaputra M.Si - Kepala Dinas Perkebunan Propinsi Riau.


KAMPAR, DEMOKRASIBABEL.COM - Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerjasama pada Februari 2019 lalu antara Koperasi Unit Desa (KUD) Makmur Lestari, PT BRI Agroniaga Tbk serta Badan Pengelola Dana Perkebunan-Kelapa Sawit (BPDP-KS), Sinar Mas Agribusiness and Food melalui anak usahanya yang beroperasi di wilayah Riau, PT Ramajaya Pramukti menggelar penanaman kembali (replanting) perdana program peremajaan kebun kelapa sawit. 

Perjanjian ini mengatur pemberian dana hibah peremajaan kebun kelapa sawit dengan total lebih dari Rp8 milyar dari BPDP-KS untuk petani kelapa sawit anggota KUD.

Tahap pertama peremajaan telah dilakukan di kebun plasma anggota KUD Makmur Lestari di Desa Kenantan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar seluas 322 hektar dengan 145 petani dari total lebih kurang 32.000 hektar kebun plasma binaan perusahaan di Riau. Program peremajaan sawit ini akan dilakukan secara bertahap dari tahun 2019 hingga 2027 untuk seluruh wilayah Indonesia.

CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Riau, Franciscus Costan menyatakan saat ini tantangan yang dihadapi para petani plasma adalah tanaman yang sudah berusia tua dan pokok sudah terlalu tinggi, sehingga produktivitas menurun dan memerlukan biaya panen yang cukup tinggi. 

"Dengan melakukan peremajaan kebun sawit melalui praktik agronomi yang baik, kami dapat membantu petani meningkatkan produktivitasnya tanpa harus membuka lahan baru. Mereka juga dapat bekerja sesuai standar rasio tenaga kerja dan mendapatkan upah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu petani plasma juga mendapatkan kesempatan untuk memperoleh sertifikasi ISPO yang sangat penting sebagai standar wajib tata kelola perkebunan sawit," jelasnya.

Program replanting merupakan bentuk dari komitmen perusahaan untuk mendukung industri kelapa sawit yang sukses dan berkelanjutan. Kesuksesan para petani adalah kesuksesan perusahaan. Manfaat yang besar akan didapatkan oleh para petani plasma jika mereka segera bergabung dalam program ini.

Saat ini kondisi harga Crude Palm Oil (Minyak Sawit Mentah) relatif rendah dan mereka dapat meminimalisir hilangnya pendapatan jika melakukan peremajaan kebun sawit sekarang juga. Ketika tanaman memasuki masa panen nanti, produktivitasnya akan lebih tinggi karena menggunakan bibit yang lebih baik serta didukung oleh pengetahuan dan pengalaman dari para ahli di Sinar Mas Agribusiness and Food. 

"Para petani tak perlu ragu untuk segera mengikuti program replanting ini, karena jika mereka cepat gabung, cepat untung," kata Franciscus Costan.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan siap mendukung program peremajaan perkebunan kelapa sawit baik milik petani plasma maupun petani swadaya yang tengah digalakkan pemerintah, untuk meningkatan produktivitas kebun kelapa sawit dan kesejahteraan para petani serta tetap konsisten menjaga lingkungan.
 
Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto menyambut baik terealisasinya penanaman perdana program peremajaan kelapa sawit ini sebagai upaya menjaga sawit sebagai komoditas strategis nasional tetap berkelanjutan. 

"Kami sangat mendukung terlaksananya program ini dan tentu saja dukungan dari pihak perusahaan swasta sebagai mitra petani sangatlah penting. Program ini dapat meningkatkan pengetahuan serta keahlian para petani dalam praktik budidaya kelapa sawit dan memperbaiki kesejahteraan hidup mereka," ujar Bupati Kampar.

Sementara itu petani plasma sekaligus Ketua KUD Makmur Lestari, Sudirman mengatakan bahwa kelapa sawit merupakan tulang punggung ekonomi para petani. 

"Peremajaan kebun memerlukan biaya yang besar. Dana hibah dari BPDP-KS untuk program ini sangat membantu petani khususnya anggota KUD. Hal ini tak terlepas dari peran perusahaan sebagai mitra usaha strategis yang memfasilitasi dan melakukan pendampingan proses pengajuan hingga mendapatkan dana hibah tersebut," kata Sudirman.(tmh)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment