Tanggapan Wali Kota Pangkalpinang Soal ASN yang Pindah Tugas

By Demokrasibabel 22 Feb 2019, 21:02:10 WIBDaerah

Tanggapan Wali Kota Pangkalpinang Soal ASN yang Pindah Tugas

Keterangan Gambar : Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.


PANGKALPINANG, DEMOKRASIBABEL.COM - Wali Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maulan Aklil (Molen) mengatakan aparatur sipil negara (ASN) meminta pindah tugas ke daerah lain merupakan hal biasa dalam pemerintahan.

"Saat ini sudah ada empat ASN di pemerintah kota Pangkalpinang yang mengajukan pindah tugas ke pemda lain, mungkin mereka ingin meniti karir di tempat lain yang lebih baik," kata Wali Kota kepada sejumlah wartawan, Jumat (22/2).

Ia mengungkapkan, alasan empat ASN tersebut pindah dari Pemerintah Kota Pangkalpinang bukan karena adanya ketidaknyamanan dan permasalahan dengan kepemimpinannya saat ini.

"Para ASN yang mengajukan pindah dari pemkot, yaitu Kepala KPPT Abdul Goni pindah ke Provinsi Babel dengan alasan meniti karir, Kepala Satpol PP Rasdian dan salah satu stafnya atas nama Hani pindah ke Pemkab Bandung karena ingin lebih dekat dengan keluarganya, serta Kepala Dinas Kesehatan Restum karena sudah tua dan ingin fokus di dinas," jelasnya.

Lima tahun pada masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Pangkalpinang, Ia berharap dapat memberikan perubahan untuk kemajuan masyarakat di kota itu agar lebih tersenyum bahagia.

"Apa yang kami lakukan saat ini untuk kepentingan masyarakat banyak dan saya pastikan tidak ada kepentingan pribadi sama sekali," ujarnya.

Untuk mengisi kekosongan jabatan di pemerintah kota itu, pihaknya memastikan tidak akan mengadopsi ASN dari luar Kota Pangkalpinang, melainkan memaksimal sumber daya yang ada.

"Kami akan berdayakan SDM yang ada terlebih dahulu, saya yakin masih banyak ASN yang memiliki kemampuan dan mau bekerja keras memajukan Kota Pangkalpinang," katanya.

Dikatakannya, dalam waktu dekat dirinya tidak akan langsung melantik untuk mengisi jabatan yang kosong tersebut. Saat ini ia mengaku sedang mempelajari dan melihat orang-orang yang punya kapasitas dan ingin membangun Pangkalpinang secara bersama-sama dan senyuman.

"Saya tidak semerta-merta langsung melantik, karena saya baru boleh enam bulan setelah pelantikan menjadi wali kota, kecuali ada hal-hal yang mendesak dan itu pun harus ada izin dari komisi aparatur sipil negara, dan mendagri melalui rekomendasi pak gubernur," ujarnya. (rus)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment