Sekitar 10 Hektar Lahan Sempadan Pantai Tanjung Ratu, Dilakukan Tambang Timah Berskala Besar

By Demokrasibabel 15 Feb 2020, 15:25:21 WIBBangka

Sekitar 10 Hektar Lahan Sempadan Pantai Tanjung Ratu, Dilakukan Tambang Timah Berskala Besar

Keterangan Gambar : Lokasi tambang timah berskala besar di sepadan Pantai Tanjung Ratu, Desa Rebo Sungailiat, Kabupaten Bangka.


SUNGAILIAT, DEMOKRADIBABEL.COM - Sekitar 10 Hektar lahan sempadan pantai di Tanjung Ratu,Desa Rebo,Kecamatan Sungailiat,Kabupaten Bangka dilakukan pertambangan timah berskala besar oleh CV Timbus Jaya mitra PT Timah tbk.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bangka, Mulkan SH,MH selesai menyosialisai sensus penduduk 2020,saat diwawancarai sejumlah Wartawan di Kafe Secangkir Cerita, Sabtu (15/02).

Dikatakannya, aktivitas pertambangan timah berskala besar tersebut, sudah berjalan kurang lebih selama lima bulan yang lalu. Bahkan telah dikroscek langsung oleh Sekda Bangka, Andi Hudirman melalui Camat dan Desa tidaklah diketahui adanya pertambangan besar dibibir sepadan Pantai Tanjung Ratu tersebut.

"Mengenai beroperasinya tambang itu, kami masih binggung, apakah mengantongi perizinan darat ataukah laut. Sehingga hal ini nantinya, kita akan melakukan konfirmasi kepada Pihak PT Timah Tbk dan Pemerintah Provinsi untuk mengetahui sejauh mana perizinan tambang ini," katanya.

Menurutnya, penggelola tambang itu harus berkewajiban untuk pasca tambang nantinya, guna mereklamasikan lahan yang sudah dilakukan penambangan. Apalagi kami sebagai Pemerintah Daerah tidaklah mengetahui adanya pertambangan berskala besar di sempadan pantai Tanjung Ratu ini.

"Mungkin diawalnya pertambangan itu dilakukan dengan berskala kecil, tetapi karena data bor ataupun kandungan timah dalam tanah sangat banyak, maka itu dilakukan pertambangan dengan skala besar ini," tuturnya. 

Untuk itu, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengundang Pihak PT Timah Tbk, Selasa (18/02) untuk rapat bersama tentang sejauh mana dalam mengeluarkan perizinan tambang berskala besar di sepadan pantai Tanjung Ratu ini. 

"Apalagi tambang tersebut berada di sempadan pantai, yang mana pertambangan itu minimal jaraknya 1 mil dari bibir pantai barulah diperbolehkan. Kalau Pemerintah Daerah sendiri tidak tahu aktivitas tambang skala besar itu, nanti ditakutkan akan terjadi dampak sosial terhadap masyarakat dengan Pemerintah Daerah," ujar Bupati Mulkan. (Suyanto)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment