Rasa Hati Tak Kesampaian, BS Diamankan Polsek Pemali

By Demokrasibabel 13 Okt 2019, 20:24:58 WIBHukum

Rasa Hati Tak Kesampaian, BS Diamankan Polsek Pemali

Keterangan Gambar : Pelaku (BS) berhasil diamankan Sat Polsek Pemali Polres Bangka, Minggu (13/10)


SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM - Pelaku BS (33) yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan dengan kekerasan terhadap korban KR (25) diamankan Polsek Pemali.

Berdasarkan pengakuannya, Pelaku selama ini menaruh rasa hati kepada korban KR, namun tidak kesampaian.

Kapolres Bangka melalui Kapolsek Pemali, Ipda A.F Pulungan SE, menyampaikan sekira pukul 04.00 WIB, Minggu lalu (6/10), pelaku (BS) pulang dari tempat hiburan malam "Karoke Teluk Bayur". 

Pada saat pelaku buang air kecil di dekat rumah korban (KR) Jalan Kenangan, Desa Pemali, pelaku (BS) melihat kedua orang tua korban keluar dari rumah dan menguncikan pintu rumah. Namun, kunci pintu rumah diletakkan diatas kursi depan rumah. 

"Melihat hal tersebut, pelaku (BS) pun timbul ingin memasuki rumah korban (KR)," ujar Kapolsek.

Setelah pelaku berhasil masuk dalam rumah korban, pelaku pun langsung masuk kekamar korban. Korban pun terkejut, sehingga pelaku langsung memeluk korban dan mendekapi mulut korban dari belakang.

"Diwaktu ada kesempatan, korban menggigit jari tangan pelaku. Setelah itu korban menjerit dan meminta tolong, sehingga paman korban pun datang dan segera masuk ke dalam rumah korban," katanya.

Dengan jeritan korban tersebut, pelaku pun langsung kabur dan korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pemali. Karena di Polsek Pemali tidak ada unit PPA, maka korban (KR) langsung diantarkan ke Mapolres Bangka guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sekira pukul 10.00 wib, Minggu (13/10), Polsek Pemali mendapat informasi  tentang keberadaan pelaku (BS) di kebun milik kakak kandungnya (AN) di Desa Air Duren, Kecamatan Pemali.

Kemudian, sekira pukul 11.00 WIB, unit Reskrim, intelkam dan dibantu Bhabinkamtibmas Desa Air Duren sekaligus dipimpin langsung Kapolsek Pemali melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan pelaku.

"Setelah diintrogasi lebih lanjut, pelaku (BS) mengakui semua perbuatannya kepada korban (KR) pada tanggal 6 Oktober lalu. Dalam pelarian selama 7 hari, pelaku (BS) tidur berpindah-pindah lokasi dan menurut pengakuanya, pelaku (BS) makan ubi dikebun Kakaknya (AN)," jelas Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat melakukan cabul disertai kekerasan itu lantaran pelaku suka dengan korban, namun tidak kesampaian, sehingga membuat pelaku nekat melakukan tindakan penncabulan terhadap korban. 

"Selain mengamankan pelaku, kami juga mengamankan barang bukti lainnnya berupa satu helai celana jeans panjang warna hitam diduga milik pelaku, satu buah dompet berisi KTP diduga milik pelaku dan dua unit handphone diduga milik pelaku. Selanjutnya melimpahkan tersangka (BS) berikut barang bukti yang sudah ada di unit PPA Sat Reskrim Polres Bangka," ungkapnya. (Suyanto)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment