Peringatan Tidak Diindahkan, Timgab Bongkar Bangunan di Kawasan Hutan Lindung Lintas Timur

By Demokrasibabel 13 Jan 2020, 12:27:14 WIBHukum

Peringatan Tidak Diindahkan, Timgab Bongkar Bangunan di Kawasan Hutan Lindung Lintas Timur

Keterangan Gambar : Tim Gabungan bongkarkan bangunan dikawasan hutan lindung Lintas Timur,Desa Rebo Sungailiat,Kabupaten Bangka, Senin (13/01)


SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM - Sebelumnya sudah diperingatkan tetapi tidak juga diindahkan,kini Tim Gabungan (Timgab) yang terdiri TNI, Polri, KPHP, Satpol PP, serta unsur Desa melakukan penertiban dan pembongkaran bangunan ilegal dikawasan Hutan Lindung Desa Rebo Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (13/01).

Sebelum melakukan penertiban, dilakukan Apel bersama di KPHP Sigambir Kotawaringin, Lintas Timur, Desa Rebo Sungailiat yang dipmpin langsung dari Dinas Kehutanan Provinsi Babel. 

Pembongkaran pertama ditujukan pada warung kopi dipertigaan persimpangan Lintas Timur mengunakan alat berat PC mini Kobelco. 

Kemudian masih di Jalan Lintas Timur berupa bangunan gubuk milik Jahari asal Pangkal Balam Pangkal Pinang. Pembongkaran gubuk tersebut dilakukan secara persuasif, menggingat faktor kesendirian dan usia pemilik gubuk,Jahari. 

"Memang sebelumnya sudah diberi peringatan,tetapi peringatan itu minim baginya. Yah' minimal setahun lah,namun Saya terima," kata Jahari.

Dinas Kehutanan Provinsi Babel, Marwan yang didampingi Kepala KPHP Sigambir Kotawaringin, Bambang Trisula mengatakan kegiatan penertiban bangunan rumah maupun warung diatas tanah kawasan hutan lindung.

"Penindakan penertiban ini tentunya dilakukan sudah sesuai SOP. Dimana sebelumnya sudah diberikan peringatan dan penertiban ini sudah yang ketiga kalinya. Pemilik bangunan harus membongkar, kalaupun tidak maka Kami akan membantu untuk membongkarkanya," ungkapnya kepada sejumlah Wartawan disela-sela penertiban berlangsung,dijalan Lintas Timur, Senin (13/01).

Dikatakanya, penertiban ini lancar,karena sebelumnya Kita telah memberikan edukasi dan pengertian, sebab lokasi ini kawasan hutan lindung yang tidak diperbolehkan untuk aktivitas membangun rumah ataupun lainnya.

"Jangan sampai pelanggar tersebut mendapat hukum,maka dari itu mereka (para pemilik bangunan) siap dipindahkan dan dibantu perpindahannya kemana," katanya.

Selain itu, penertiban ini mengantisipasi jangan sampai nantinya tambah ramai orang yang membuat rumah dikawasan hutan lindung ini.

"Mumpung masih belum banyak dan masih sedikit,maka Kita segera tindak dengan penertiban dan segera dipindahkan ke tempat lainnya," ujarnya.

Diketahuinya, luas kawasan hutan lindung di Lintas Timur ini sekitar 1298 hektar dan kerusakkan dikawasan hutan ini belum begitu parah, hanya saja ada ke arah lautan ada sedikit kerusakan oleh tambang rajuk.

"Sekitar 20 rumah ataupun bangunan yang telah didata membangun diatas kawasan hutan lindung itu akan Kita tertibkan hari ini," pungkasnya. (Suyanto)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment