Peringatan Hari Pahlawan di Kampoeng Rasau Meriah

By Demokrasibabel 10 Nov 2019, 12:16:30 WIBPangkalpinang

Peringatan Hari Pahlawan di Kampoeng Rasau Meriah

Keterangan Gambar :


PANGKALPINANG, DEMOKRASIBABEL.COM - Kemeriahan Semarak hari pahlawan nasional "Depati Amir pahlawan nasional kite" membuat para pengunjung merinding dan meneteskan air mata menyaksikan Drama kolosal perjuangan Depati Amir yang ditampilkan oleh Perguruan silat Pulau Kelapa Bangka di Kampoeng Rasau, Sabtu malam (9/11).

Kegiatan Semarak hari Pahalwan Nasional "Depati Amir Pahalwan Kite" yang diselengarakan oleh Kelompok Sadar Wisata PGK Pangakalpinang dan Forum Pemuda Babel Bersatu berkerjasama dengan sembilan (9) Komunitas flora dan fauna dan pelaku UMKM di Kampoeng Rasau, 6-10 November 2019 dan puncaknya besok dihari Pahalwan Nasional 2019 meresmikan Monumen Pahlawan Depati Amir.

Dalam kegitan ini juga hadir keluarga besar Pahlawan Nasional Depati Amir dari Kupang, Bali,dan Bangka. Kehadiran mereka dalam kesempatan ini ingin melihat langsung peresmian Monumen Pahlawan Nasional Depati Amir di Kampoeng Rasau.

"Kehadiran kami di Pulau Bangka untuk melihat langsung peresmian monumen pahlawan Nasional Depati Amir yang dibangun di Kampoeng Rasau," ucap Muchtar Bahren yang merupakan keluarga dari Depati Amir dari Kupang.

Ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Babel yang sudah membangun Monumen untuk sang Depati yang sudah ditetapkan oleh presiden Joko Widodo sebagai Pahlawan nasional tahun kemaren.

"Terimakasih Ahmad Wahyudi, Ali Topan dan masyarakat Babel yang sudah swadaya  membangun monumen Depati Amir di Kampoeng Rasau," katanya.

Mohctar Bahren berharap dengan adanya monumen ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Babel agar lebih kenal dan dekat dengan sosok patriot perekat keindonesiaan asal Babel tersebut.

"Semoga monumen Pahlawan Nasional Depati Amir ini bisa memberikan kontribusi positif kepada generasi muda dan keturunan sang Depati bisa lebih kenal dan dekat dengan sosok pahlawan nasional pertama Babel, walaupun jasadnya dikuburkan di Kupang Nusa tengara timur," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata PGK, Ahmad Wahyudi menyebutkan pembangunan monumen ini dalam rangka mengenalkan sosok dan rupa Pahlawan Nasional Depati Amir kepada masyarakat luas yang selama ini cuma tahu Depati Amir itu Bandara, stadion, sekolah dan nama jalan.

"Ini inisiatif kami dalam rangak mempromosikan sosok dan rupa Depati Amir yang merupakan pahlawan Nasional pertama Babel," katanya. 

Ia juga menjelaskan pembangunan monumen ini tidak mengunakan anggaran dari pemerintah daerah, tapi mengunakan dana swadaya masyarakat Babel yang dikumpulkan melalui jual Baju Koin untuk sang depati dan pejualan miniatur depati amir.

"Walaupun nyatanya baju yang kami jual tidak laku dan ada juga yang tidak bayar tapi kami tetap menyelesaikan monumen pahlawan Nasional tersebut. Kami cuma mencetak baju 65 lembar dan melelang Miniatur Depati Amir walaupun tidak laku dan dari lelang cuma dapat 3,5 juta tapi kami tetap menyelesaikan pembangunan monumen tersebut," jelas Yuko pangilan sehari hari Ketua Pokdarwis PGK

Yuko berharap kedepan monumen ini akan menjadi edukasi generasi muda di Babel dalam rangka menumbukan rasa cinta terhadap pahlawan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan indonesia ini dari pejajahan kolonial Belanda.

"Insya Allah besok, dihari Pahlawan Nasional Depati Amir akan diresmikan oleh Gubernur Babel dan ditandatangani oleh Walikota Pangkalpinang berserta keluarga besar jam 16:00 wib di Kampoeng Rasau. Kami juga mengharapakan kehadiran masyarakat Babel untuk menyaksikan peresmian Monumen pahlawan nasional pertama Depati Amir tersebut," katanya.(rel)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment