Lakukan Pengerukan di DAS Dam 1 Pemali, Oknum Pegawai PDAM Akan Dipanggil

By Demokrasibabel 12 Nov 2019, 18:52:58 WIBBangka

Lakukan Pengerukan di DAS Dam 1 Pemali, Oknum Pegawai PDAM Akan Dipanggil

Keterangan Gambar : Aktifitas alat berat PC mini dilokasi Das PDAM ,tepatnya di Dam 1 Desa Pemali,Kecamatan Pemali ,Kabupaten Bangka, Selasa (12/11)


PEMALI, DEMOKRASIBABEL.COM - Terkait aktivitas alat berat berupa PC mini yang dilakukan oleh oknum pegawai PDAM Tirta Bangka di lokasi DAS Dam 1 PDAM Tirta Bangka Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka akan dipanggil secara kedinasan.

Menurut masyarakat penambang bahwa aktivitas alat berat berupa PC mini yang dilakukan oknum pegawai PDAM itu lebih menutup DAS karena banyaknya tanah tumpukan.

Kepada sejumlah Wartawan dilokasi DAS Dam 1 Pemali, Selasa (12/11), Direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra menyampaikan sebelumnya juga sudah menghubungi oknum tersebut dan diharapkan berhenti.

"Akan tetapi dihari kedua penertiban ini alat berat tersebut malahan lebih maju lagi beraktifitas di DAS ini," ujarnya.

Ia mengatakan, secara keseluruhan untuk aktivitas tambang yang telah diberikan kesepakatan dalam waktu dua minggu ini haruslah bersih dari lokasi DAS ini.

"Secara kedinasan, kita akan persuasif untuk panggil oknum pegawai tersebut. Karena oknum itu merupakan salah satu karyawan PDAM kami," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pemali Ipda Pulungan SE, menyampaikan  bahwa oknum pegawai PDAM yang mengunakan alat berat tersebut, sudah dipertanyakanya kepada oknum itu bahwa dirinya melakukan pertambangan dilokasi tersebut.

"Menurut oknum, ia tidak melakukan pertambangan, tetapi pengerukan alur," katanya yang menirukan kata oknum pegawai PDAM.

Ia mengatakan, kalau memang yang dikatakan masyarakat penambang itu  bahwa pengerukab alur tersebut juga mentup aliran DAS, maka pihaknya akan mengentikan.

"Jadi kalau memang pengerukan alur tersebut menutup alur DAS sebagai penyerapan air, maka kita akan menghentikan aktivitas pengeruk alur yang mengunakan alat berat tersebut dan Kami akan melakukan pengawasan lebih lanjut," jelasnya. (Suyanto)

 

<div id="26310c700ffd1b5095454f336ae96648"></div><script async src="https://click.advertnative.com/loading/?handle=4537" ></script>

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment