Kadis KUKM Ajak Petani Babel Berkoperasi

By Demokrasibabel 05 Feb 2020, 18:45:52 WIBPemprov Babel

 Kadis KUKM Ajak Petani Babel Berkoperasi

Keterangan Gambar :


PANGKALPINANG, DEMOKRASIBABEL.COM - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elfiyena mengajak para petani di daerah itu yang belum berkoperasi agar bisa segera berkoperasi, karena koperasi bisa menjadi wadah petani untuk berbisnis dan melakukan ekspor.

"Petani harus berkoperasi. Karena di koperasi, para petani bisa membangun bisnis koperasi dan melakukan ekspor," katanya saat membuka Pelatihan Kewirausahaan Bidang Keterampilan Usaha Produktif di Hotel Sun Pangkalpinang, Selasa (4/2/20).

Pelatihan usaha produktif ini diikuti sebanyak 30 petani sawit dari Kec. Tempilang, Kab. Bangka Barat. Selama empat hari, para peserta akan mendapatkan materi dari pengekspor, bea cukai dan balai karantina.

Elfiyena menjelaskan bahwa dalam koperasi, keuntungan dari usaha akan dibagikan kepada anggota. Semakin maju usaha koperasi, maka semakin besar pula manfaat yang dirasakan anggota. "Koperasilah yang akan menjaga setiap anggota mendapatkan keuntungan yang sama," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kadis KUKM mengatakan bahwa pelatihan ini diperuntukan untuk petani sawit agar mereka bisa mengelola lidi sawit menjadi sesuatu yang bernilai tambah. 

"Lidi sawit diolah dan bisa di ekspor ke Timur Tengah. Petani dilatih agar terampil dalam mengelola lidi berkualitas ekspor," katanya.

Dijelaskannya, para petani yang mendapat pelatihan ini akan didorong untuk membentuk koperasi atau menjadi anggota koperasi. Melalui koperasi, para petani nantinya bisa membangun bisnis dan menjadi pengekspor lidi sawit.

"Koperasi yang telah berbisnis dan menjadi eksportir akan memberikan manfaat bagi anggotanya. Karena semakin maju bisnis dan usaha koperasi, maka kesejahteraan anggotapun diharapkan semakin meningkat," tambahnya.

Terkait reformasi koperasi, ia kembali mengingatkan agar pengurus koperasi bisa mengelola koperasi dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku. Pengurus koperasi juga harus melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) setiap tahunnya.

"Koperasi harus melaksanakan RAT setiap tahun. Karena RAT menjadi indikator koperasi tersebut aktif dan pengelolaannya berjalan dengan baik. Dan kedepannya RAT bisa dilakukan secara online," ungkapnya (tmh/Diskominfo).



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment