Petenis Sumatera dan Malaysia Bakal Ramaikan Kejuaraan Tenis di Pangkalpinang

by -783 Views

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – Pengurus Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PELTI) Kota Pangkalpinang bakal menggelar Kejuaraan Tenis Regional Sumatera dan Malaysia. Ajang tersebut akan berlangsung di Lapangan Tenis Bukit Baru, Pangkalpinang, pada 8-11 Oktober 2026.

Kejuaraan ini terbuka bagi petenis dari berbagai daerah di Sumatera. Panitia juga mengundang petenis senior asal Malaysia untuk ambil bagian dalam pertandingan yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi.

Ketua Pengkot PELTI Pangkalpinang Tobii mengatakan terdapat tiga kategori pertandingan berdasarkan kelompok usia. Untuk peserta lokal Bangka Belitung, tersedia nomor ganda campuran Kelompok Usia (KU) 95.

Sementara peserta regional Sumatera dan Malaysia akan bertanding pada nomor ganda KU 100 dan ganda putra KU 120.

“Untuk KU 100, salah satu pemain dalam pasangan minimal berusia 45 tahun. Sementara pada KU 120, salah satu pemain harus berusia sedikitnya 55 tahun,” kata Tobii yang juga Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan, dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).

Menurut Tobii, sistem tersebut memungkinkan petenis dengan usia berbeda tetap dapat berpasangan dan bertanding secara adil.

“Ini bukan semata-mata arena mengejar kemenangan. Kita menyadari penting sekali menjaga kebugaran. Ini ajang silaturahmi untuk memperkuat jejaring pertemanan sesama pencinta tenis di Sumatera dan tetangga kita dari Negeri Jiran,” ujarnya.

Sejauh ini, sebanyak empat petenis senior dari Malaysia telah menyatakan kesediaannya mengikuti kejuaraan tersebut. Kehadiran mereka dinilai akan memberikan warna tersendiri dalam pertandingan.

“Tentu saja, karena ada petenis dari negara tetangga akan menambah iklim kompetitif dalam kejuaraan. Pastinya akan lebih seru,” kata Tobii.

Selain menjadi ajang kompetisi, Tobii menyebut kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan komunitas tenis terhadap sektor pariwisata Pangkalpinang.

Menurutnya, kedatangan peserta dari luar daerah maupun luar negeri berpotensi membawa serta keluarga mereka. Kondisi itu dinilai dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas wisata di Pangkalpinang dan sekitarnya.

“Kalau di pariwisata ada istilah MICE atau meeting, incentive, convention, exhibition. Nah, kejuaraan tenis yang kita hadirkan ini menjadi salah satu bentuk dukungan kita bagi geliat pariwisata di sini,” ujarnya.

Dia mengatakan peserta dari luar kota dan negara tetangga tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga berpeluang menghabiskan waktu dengan mengenal berbagai destinasi wisata di Pangkalpinang dan sekitarnya.

“Ramainya peserta dari luar kota dan negara tetangga beserta keluarganya dapat menjadi unsur penarik bagi mereka untuk sambil berwisata mengenal kota ini lebih lanjut,” katanya.

Bagi petenis yang ingin berpartisipasi, panitia masih membuka pendaftaran hingga 7 Oktober 2026.

“Silakan hubungi panitia,” pungkas Tobii.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.