Dinkes Pangkalpinang Imbau Warga Waspada Dampak Hujan Abu Vulkanik

by -875 Views

PANGKALPINANG – Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap potensi dampak kesehatan akibat hujan abu vulkanik dengan menerapkan sejumlah langkah perlindungan diri dan lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Hisar Mangoloi Manalu mengatakan masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar rumah selama hujan abu berlangsung untuk menghindari paparan abu yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun tetap waspada dan menerapkan langkah-langkah perlindungan diri saat terjadi hujan abu,” kata Hisar di Pangkalpinang, Senin (7/9).

Ia mengimbau warga yang harus beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut secara rapat serta mengenakan kacamata pelindung guna mencegah abu masuk ke saluran pernapasan dan mengiritasi mata.

Masyarakat juga diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya setelah terpapar abu.

Selain perlindungan diri, Dinkes Pangkalpinang mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan menutup rapat pintu, jendela, serta ventilasi selama hujan abu berlangsung.

Abu yang menempel di lingkungan juga disarankan dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan agar tidak beterbangan dan kembali terhirup.

Untuk membersihkan perabotan rumah, masyarakat dapat menggunakan lap basah atau penyedot debu guna mencegah abu menyebar kembali ke udara.

Hisar juga mengingatkan warga untuk mencuci tangan dan wajah menggunakan sabun setelah beraktivitas di luar rumah serta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan.

“Anak-anak dan lansia juga perlu mendapat perhatian lebih karena lebih rentan mengalami gangguan pernapasan,” ujarnya.

Ia menegaskan masyarakat tidak dianjurkan menyapu abu dalam kondisi kering karena debu dapat beterbangan dan mudah terhirup.

“Kunci utamanya adalah tetap tenang, tidak panik, namun disiplin menerapkan langkah-langkah perlindungan. Dengan masker, kacamata, dan menjaga kebersihan yang benar, dampak hujan abu dapat diminimalisir,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, kata Hisar, akan terus memantau situasi dan menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat melalui saluran komunikasi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.