Jasa Raharja Gerak Cepat Pastikan Perlindungan Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin di Lombok Barat

by -1327 Views

Mataram, Demokrasibabel – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat memastikan perlindungan bagi para penumpang KMP Putri Yasmin yang mengalami kebakaran di perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026) dini hari.

Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi, mengatakan setelah menerima informasi kejadian, jajaran Jasa Raharja di wilayah NTB langsung melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat proses pendataan, penjaminan, dan pemenuhan hak para korban.

“Begitu informasi kejadian kami terima, tim Jasa Raharja langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Basarnas, ASDP Lembar, Polair, serta pihak-pihak terkait lainnya. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh korban memperoleh perlindungan dan haknya secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ariyandi.

Berdasarkan laporan awal, KMP Putri Yasmin milik PT JEMLA Ferry yang berlayar dari Padangbai menuju Lembar mengalami kebakaran sekitar pukul 04.15 WITA di perairan Bangko-Bangko, Lombok Barat.

Proses evakuasi dilakukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan data sementara, penumpang telah dievakuasi menggunakan kapal wisata sebanyak tiga orang, kapal Basarnas 92 orang, kapal Angkatan Laut 19 orang, serta Port Link II sebanyak 35 orang yang dievakuasi menuju Pelabuhan Padangbai.

Sementara itu, proses pendataan dan verifikasi korban masih terus berlangsung.

Jasa Raharja melalui Kantor Wilayah NTB juga telah melakukan koordinasi langsung di lokasi kejadian bersama Basarnas, ASDP Lembar, dan Polair. Petugas Jasa Raharja turut ditempatkan di sejumlah rumah sakit terdekat untuk mempercepat proses penjaminan apabila terdapat korban yang membutuhkan perawatan medis.

Hingga Rabu (12/8/2026), tercatat satu korban meninggal dunia dan 11 korban luka-luka yang mendapatkan perawatan di RSUD Provinsi, RS Tripat, dan Puskesmas Jakem.

Jasa Raharja terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan rumah sakit untuk memastikan proses penjaminan serta pelayanan kepada para korban berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.

Untuk korban meninggal dunia, Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris yang sah. Sementara bagi korban luka-luka yang memerlukan perawatan medis, Jasa Raharja memberikan jaminan biaya perawatan maksimal Rp20 juta melalui mekanisme Guarantee Letter atau Surat Jaminan.

Ariyandi menegaskan, seluruh penumpang yang sah KMP Putri Yasmin mendapatkan jaminan Jasa Raharja sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 juncto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

“Jasa Raharja berkomitmen untuk terus mendampingi proses penanganan kejadian ini hingga seluruh hak korban maupun ahli waris dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Kehadiran negara harus dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi situasi darurat seperti ini,” kata Ariyandi.

Jasa Raharja akan terus memantau perkembangan proses evakuasi dan pendataan korban. Koordinasi dengan seluruh instansi terkait juga terus dilakukan untuk memastikan proses perlindungan bagi korban berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.