Wali Kota Pangkalpinang Ikuti Zoom Peresmian Koperasi Merah Putih Bersama Presiden, Target 13 Koperasi Aktif Tahun Ini

by -287 Views

Pangkalpinang – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengikuti secara virtual peresmian Koperasi Merah Putih (Kopdes) bersama Presiden sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Dalam kesempatan itu, Saparudin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung penuh program pemerintah pusat dalam pembentukan koperasi di wilayahnya.

“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang tentu sangat mendukung program-program Bapak Presiden untuk mendirikan koperasi-koperasi di Kota Pangkalpinang,” ujarnya usai mengikuti zoom peresmian Koperasi Merah Putih di kawasan Mandara.

Ia mengatakan, koperasi yang diikuti peresmiannya kali ini merupakan koperasi kedua di Pangkalpinang. Pemerintah kota sendiri menargetkan sebanyak 13 koperasi aktif dapat berkembang pada tahun 2026.

“Target tahun ini ada 13 koperasi di Kota Pangkalpinang,” katanya.

Untuk memaksimalkan keberadaan koperasi, Pemkot Pangkalpinang menyiapkan lokasi strategis yang dilengkapi fasilitas gudang dan gerai penjualan agar mampu menjadi pusat pemasaran produk masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Kita tempatkan di lokasi strategis supaya hasil-hasil UMKM masyarakat bisa ditampung dan dipasarkan di koperasi,” jelasnya.

Selain bergerak di sektor perdagangan, koperasi juga akan disinergikan dengan sejumlah program pemerintah kota, termasuk pengelolaan sampah berbasis lingkungan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R).

“Kita siapkan juga koperasi untuk bersinergi dalam pengelolaan sampah di TPS 3R, sehingga koperasi ini tidak hanya mendukung program makan bergizi gratis, tetapi juga program-program lain,” ujarnya.

Menurut Saparudin, sektor perdagangan menjadi potensi utama koperasi di Pangkalpinang karena dinilai mampu menopang perekonomian masyarakat secara langsung.

“Yang pasti sektor perdagangan kita optimalkan terlebih dahulu karena koperasi ini memiliki gerai penjualan,” katanya.

Pemkot Pangkalpinang juga akan memperkuat kapasitas pengurus koperasi melalui pelatihan manajemen usaha.

“Kami siapkan pelatihan manajemen produksi, operasional, pemasaran dan keuangan agar pengurus koperasi memiliki SDM yang tangguh dalam mengelola usaha,” ungkapnya.

Saparudin optimistis program Koperasi Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat karena selaras dengan visi pemerintah daerah dalam pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.

“Ini program yang luar biasa, berbasis masyarakat dan sangat inline dengan visi misi kita untuk memberdayakan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini seluruh kelurahan di Pangkalpinang telah memiliki koperasi.

“Sebanyak 42 kelurahan sudah ada koperasinya, tinggal bagaimana kita optimalisasi,” ujarnya.

Dalam pengembangannya, Pemkot Pangkalpinang juga akan menggandeng Askrindo untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengurus koperasi, menyusul adanya kerja sama dengan Askrindo pusat.

Selain itu, pemerintah kota juga akan mendorong produk-produk UMKM lokal masuk ke jaringan Koperasi Merah Putih sebagai stimulus penguatan ekonomi warga.

“Kita upayakan hasil produk UMKM masyarakat bisa masuk ke koperasi agar ekonomi masyarakat semakin bergerak,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.