Harga Timah Dunia Naik, DPRD Babel Desak PT Timah Tbk Ambil Kebijakan Lokal

by -1331 Views
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya

Pangkalpinang, Demokrasibabel.com – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendesak PT Timah Tbk segera mengambil kebijakan lokal menyusul rendahnya harga beli timah di tingkat penambang. Padahal, harga timah di pasar dunia disebut mulai merangkak naik.

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, mengatakan pihaknya telah mengagendakan pertemuan dengan jajaran direksi PT Timah untuk membahas persoalan tersebut. Namun, pertemuan yang semula dijadwalkan pekan ini terpaksa ditunda.

“Beliau (Dirut PT Timah) mengajak pertemuan kita itu hari Selasa, tapi saya minta diakomodir hari Kamis kemarin. Ternyata semua petinggi PT Timah berada di Jakarta dipanggil MIND ID,” kata Didit usai memimpin rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel, Jumat (27/2/2026).

Didit menjelaskan, jajaran direksi PT Timah tengah memenuhi panggilan induk holding industri pertambangan, MIND ID, di Jakarta. Pertemuan dengan DPRD pun dijadwalkan ulang pada Senin mendatang.

Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menghasilkan solusi konkret terkait harga beli timah yang dinilai belum berpihak kepada penambang lokal, khususnya yang beroperasi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.

“Mudah-mudahan Senin ini bisa ada pertemuan membahas tentang harga timah yang dibeli PT Timah kepada penambang. Sekarang harga timah dunia sudah naik lagi, tapi harga di tingkat masyarakat, khususnya penambang di IUP PT Timah, masih kurang memuaskan,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut Didit, PT Timah seharusnya tidak hanya menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait penetapan harga. Ia mendorong perusahaan mengambil diskresi atau kebijakan lokal sementara waktu demi membantu perekonomian masyarakat.

“Kami berharap sambil menunggu kebijakan pusat, PT Timah bisa mengambil kebijakan lokal dulu. Yang menentukan harga kan tetap mereka. Ini kan baru rencana pusat itu harga terendah. Sebelum keluar harus ada kebijakan yang bisa membantu masyarakat,” ujarnya.

Didit menambahkan, para penambang saat ini menunggu langkah nyata dari perusahaan pelat merah tersebut. Ia berharap manajemen PT Timah dapat hadir langsung ke DPRD Babel untuk membahas solusi yang dapat meredam keresahan di lapangan.

“Mudah-mudahan Senin ini beliau bisa datang ke DPRD untuk membahas bagaimana solusinya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.