Jasa Raharja dan INACA Dorong Literasi Keselamatan Penerbangan lewat Sosialisasi Nasional untuk Generasi Muda

by -1414 Views

Jakarta, Demokrasibabel – Jasa Raharja berkolaborasi dengan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menggelar sosialisasi nasional tentang budaya keselamatan dan pemahaman asuransi penerbangan di Jakarta, Selasa (11/2).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada perlindungan, keamanan, dan keselamatan masyarakat.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan literasi keselamatan penerbangan, khususnya di kalangan generasi muda. Peserta didorong untuk memahami pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan serta hak dan kewajiban penumpang dalam sistem transportasi udara nasional.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat menjadi agen literasi keselamatan di lingkungan masing-masing.

Acara tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sektor transportasi udara. Hadir Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja, Ketua KNKT Dr. Ir. Soerjanto Tjahjono, serta Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan RI Shokib Al Rokhman.

Turut hadir Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Angkutan Penerbangan Indonesia (APJAPI) Alvin Lie dan perwakilan maskapai nasional. Peserta kegiatan berasal dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek serta komunitas terkait.

Rangkaian kegiatan diisi dengan paparan kebijakan keselamatan penerbangan, simulasi, diskusi interaktif, dan sesi berbagi pengalaman. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai peran asuransi kecelakaan Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada penumpang.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa keselamatan penerbangan harus menjadi budaya yang hidup dalam setiap aspek operasional.

“Keselamatan penerbangan harus menjadi budaya yang hidup, bukan hanya tertulis dalam regulasi dan prosedur, tetapi tertanam dalam setiap proses kerja dan pengambilan keputusan,” ujarnya.

Menurut Awaluddin, keselamatan penerbangan memiliki dimensi luas yang berkaitan dengan kepercayaan publik, stabilitas sosial, dan keberlanjutan pembangunan nasional. Karena itu, keselamatan menjadi tanggung jawab bersama seluruh ekosistem, tidak hanya regulator dan operator.

Sebagai BUMN yang menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, Jasa Raharja memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada penumpang angkutan umum, termasuk angkutan udara.

“Kecepatan dan besarnya santunan bukan tujuan utama. Santunan adalah bentuk tanggung jawab negara ketika musibah terjadi, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja menekankan pentingnya komunikasi yang konsisten dalam membangun budaya keselamatan penerbangan.

“Keselamatan harus terus dikomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, operator, akademisi, mahasiswa, hingga media massa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penerapan konsep just culture, yaitu budaya keterbukaan dalam menyampaikan informasi keselamatan tanpa rasa takut sebagai fondasi pencegahan risiko.

Ke depan, Jasa Raharja akan terus memperkuat program edukasi, integrasi data, serta sinergi lintas sektor dalam mendukung sistem keselamatan transportasi nasional. Upaya ini dilakukan untuk memastikan perlindungan masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.