BAKAM, DEMOKRASIBABEL.COM – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur, TNI Latihan Terintegrasi yang di ikuti sebanyak 41.397 Prajurit dari berbagai Matra Angkatan beserta berbagai alutsista untuk mendukung pelaksanaan latihan dan pengamanan.
Di antaranya puluhan Rantis Maung, 15 drone taktis, 3 KRI, 2 KAL, 1 sea rider, 5 RHIB, 4 RBB, 1 heli Bell TNI AL, 3 pesawat F-16 untuk bombing, 2 pesawat C-130 Hercules, 1 CN-295, 1 Boeing AI-7303 intai, 3 heli Caracal dan Super Puma, serta 3 pesawat Boeing VIP. Penggelaran kekuatan besar ini menegaskan bahwa perlindungan sumber daya alam merupakan bagian integral dari tugas menjaga kedaulatan negara, bukan semata aspek penegakan hukum.
Latihan ini di gelar di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dengan tujuan untuk meningkatkan Profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur Prajurit TNI AD, AL, AU dan Koopssus. TNI menguji kesiapsiagaan sistem senjata terpadu (Alutsista) serta mengukur kemampuan opersional seluruh jajaran TNI.
Kegiatan tersebut hadiri langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto yang mendampingi Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri ESDM Bahlil L, Jaksa Agung Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dan menyaksikan secara langsung pelaksanaan Latihan Terintegrasi TNI tahun 2025, dari titik tinjau Desa Mabat Bangka, Desa Nadi Bangka Tengah, Rabu (19/11/2025)
Ditengah rangkaian Latihan Terintegrasi TNI di wilayah Babel, Korem 045/Gaya selaku satuan teritorial yang berada di bawah Kodam II/SWJ juga melaksanakan kegiatan Serbuan Teritorial yang merupakan kegiatan imbangan. Serbuan Teritorial ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan operasi teritorial dan mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka.
Komandan Korem (Danrem) 045/Gaya, Kolonel Infanteri Nur Wahyudi menyampaikan latihan yang dimulai dari Penerjunan KDOL yang dilaksanakan semalam di bandara, Penembakan SUL WING dari Pesawat F- 16 TNI AU, terjun taktis dari Batalyon 501/Bajra Yudha Kostrad, latihan penindakan aksi penyelundupan di wilayah perairan yang melibatkan 2 unsur KRI TNI AL dan Latihan Perebutan Cepat oleh Koopssus TNI Korem 045/ Gaya dan rangkaian kegiatan sosial karya bhakti.
Bhakti sosial pembagian sembako sebanyak 1150 orang, bhakti kesehatan yang meliputi pengobatan masal dan donor darah yang di gelar di beberapa titik dan rumah sakit Batin Tikal DKT Pangkal Pinang. Sisi lainnya melaksanakan kerjasama dengan pemerintah Daerah melakukan penyuluhan dan sosialisasi terkait dari bahaya penambangan dan alternatif apa saja yang bisa dilakukan warga selain menambang, mungkin bertani, berkebun serta dampak kerusakan lingkungan alam yang di berikan oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Latihan tempur ini akan berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan berbagai satuan TNI AD. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Indonesia khususnya di wilayah Bangka Belitung. (Penrem 045/Gaya/Suyanto)







