142 Koperasi Dinyatakan Aktif dan 66 Tidak Aktif Karna Faktor Modal

by
Foto bersama Bupati Bangka, Mulkan SH,MH saat pembukaan kegiatan pelatihan kesehatan koperasi diruang pertemuan Novilla Hotel Sungailiat, Rabu (18/08)

SUNGAILIAT, DEMOKRASIBABEL.COM – Dari 208 koperasi yang terdata diwilayah Kabupaten Bangka, sebanyak 142 koperasi dinyatakan aktif dan 66 koperasi yang dinyatakan tidak aktif. Ketidak aktif nya koperasi tersebut karena ketersediaan modal menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi Usaha Kecil Menengah, Kabupaten Bangka, Restunemi saat kegiatan pembukaan pelatihan penilaian kesehatan koperasi diruang pertemuan Novilla Hotel Sungailiat, Rabu (18/08). 

Dikatakannya, koperasi yang tidak aktif tersebut, kita berikan pembinaan, seperti kegiatan pelatihan kesehatan koperasi ini. Hal ini bertujuan sebagai salah satu cara mengentaskan kemiskinan dan mengatasi permasalahan yang ada dikalangan masyarakat. 

“Kesehatan koperasi dinilai dengan adanya rapat anggaran tahunan, modal dan keanggotaannya,” katanya

Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan SH, MH berharap dengan adanya pelatihan ini dapat menjadikan seluruh koperasi yang ada dikategorikan sehat. Dan untuk membangun koperasi itu tidaklah mudah,selain dibutuhkan modal juga harus ada inovasi. 

“Jika hanya simpan pinjam saja, maka tidak akan bisa tumbuh dengan baik. Dan koperasi itu harus fleksibel dan membangun kerjasama dengan pihak lain,” katanya saat diwawancarai sejumlah Wartawan selesai membuka kegiatan tersebut. 

Selain itu, kegiatan penilaian koperasi ini juga guna memberikan pembinaan-pembinaan ataupun mendengar permasalahan daripada koperasi simpan pinjam yang ada di Kabupaten Bangka ini. Karena dengan adanya koperasi inilah yang nantinya dapat membantu pemerintah daerah terkait pengentasan kemiskinan ataupun memberikan suatu lapangan kerja bagi masyarakat. 

“Dengan adanya koperasi inilah yang pula dapat memecahkan suatu permasalahan terkait modal usaha ataupun keperluan dan meminjamkannya di koperasi. Jadi pengurus dari koperasi itu tidaklah vakum dan harus mempunyai rasa fleksibel ataupun jiwa yang inovatif. Sehingga koperasi tersebut bisa tumbuh dengan baik dan mengembangkan daripada koperasi nya,” ujar Bupati Bangka, Mulkan. (Suyanto) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.